Perbedaan Keseleo dan Patah Tulang pada Pergelangan Kaki
Ketika kaki terasa nyeri luar biasa, memar, dan bengkak setelah mengalami cedera, pertanyaan muncul: apakah ini keseleo atau patah tulang? Meskipun gejalanya serupa, penting untuk memahami perbedaan antara keduanya agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.
Apa Itu Keseleo Pergelangan Kaki?
Keseleo pergelangan kaki terjadi ketika ligamen, yaitu jaringan elastis yang menghubungkan tulang satu dengan lainnya, tertarik terlalu jauh atau bahkan robek akibat cedera. Ligamen bisa mengalami peregangan ringan, robekan sebagian, hingga robek total. Oleh karena itu, keseleo biasanya dikategorikan menjadi tiga tingkat keparahan: ringan (grade 1), sedang (grade 2), atau berat (grade 3).
Apa Itu Patah Tulang Pergelangan Kaki?
Patah tulang pergelangan kaki berarti ada tulang yang retak atau patah. Bisa saja tulang hanya retak kecil tanpa bergeser dari posisinya (non-displaced), atau bisa juga bergeser (displaced) sehingga bentuk tulang tidak sejajar lagi seperti semula. Patah tulang ini biasanya terjadi karena benturan keras, seperti terjatuh, kecelakaan kendaraan, olahraga berdampak tinggi, atau cedera yang melibatkan kekuatan berlebihan.
Cara Membedakan Keseleo dan Patah Tulang
Untuk membantu mengenali cedera yang kamu alami, perhatikan hal-hal berikut:
- Bunyi saat cedera terjadi: Keseleo biasanya tidak terdengar suara, meski pada kasus berat bisa terdengar bunyi letupan atau “pop”. Jika yang kamu dengar adalah bunyi “krek”, kemungkinan besar itu patah tulang.
- Bentuk pergelangan kaki: Pergelangan kaki bisa bengkak baik pada kasus keseleo maupun patah tulang. Namun, jika tampak bengkok atau tidak sejajar seperti biasanya, kemungkinan besar ada tulang yang patah.
- Kebas atau kesemutan: Keseleo biasanya hanya menimbulkan rasa sakit. Akan tetapi, jika kamu merasakan mati rasa atau kesemutan, itu bisa jadi tanda tulang patah.
- Lokasi nyeri: Jika rasa sakit muncul saat menyentuh langsung di atas tulang pergelangan kaki, mungkin itu patah tulang. Namun, kalau nyerinya ada di bagian lunak sekitar pergelangan kaki, kemungkinan besar itu keseleo.
Jika ragu, segera temui dokter. Pemeriksaan fisik dan tes yang tepat bisa menentukan jenis cedera dan penanganan yang kamu butuhkan.
Penanganan Keseleo dan Patah Tulang
Cara penanganan keseleo dan patah tulang di pergelangan kaki cukup berbeda.
Penanganan untuk Keseleo
Tujuan utama pengobatan adalah:
– Mengurangi rasa sakit dan bengkak.
– Mengembalikan pergerakan pergelangan kaki secara normal.
– Membantu pergelangan kaki kembali kuat seperti semula.
Pada beberapa hari pertama setelah cedera, kamu bisa mengikuti metode RICE untuk membantu mengurangi bengkak:
– Rest (istirahat): Usahakan untuk tidak banyak berjalan atau berdiri. Biarkan kaki beristirahat sebanyak mungkin.
– Ice (kompres es): Tempelkan es pada bagian yang cedera selama 15 hingga 20 menit, setiap 2 sampai 3 jam.
– Compression (tekanan): Balut pergelangan kaki dengan perban elastis agar memberikan sedikit tekanan pada area yang sakit.
– Elevation (posisi tinggi): Saat beristirahat, posisikan kaki lebih tinggi dari jantung, bisa dengan menaruh kaki di atas tumpukan bantal.
Kamu juga bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen, untuk membantu mengurangi rasa sakit jika dibutuhkan.
Setelah bengkaknya mulai hilang, dokter mungkin akan merujuk kamu ke fisioterapis. Dengan bantuan fisioterapis, kamu akan dibimbing melakukan latihan dan peregangan yang dirancang khusus untuk memulihkan fungsi pergelangan kaki.
Operasi hampir tidak pernah diperlukan untuk mengobati keseleo pada pergelangan kaki. Biasanya, perawatan sederhana dan latihan yang tepat sudah cukup untuk memulihkan kondisi kaki seperti semula.
Penanganan untuk Patah Tulang
Penanganan patah tulang pergelangan kaki dapat berbeda-beda tergantung lokasi dan seberapa parah frakturnya. Secara umum, berikut beberapa langkah yang mungkin akan dilakukan oleh dokter:
– Imobilisasi: Biasanya, dokter akan memasang gips atau sepatu penyangga khusus agar tulang tetap stabil dan punya waktu untuk sembuh.
– Reduksi tertutup (closed reduction): Jika posisi tulang bergeser, dokter mungkin perlu memasukkan pin atau alat khusus untuk menyatukan kembali ujung-ujung tulang yang patah tanpa perlu pembedahan terbuka.
– Pembedahan: Untuk kasus patah yang lebih parah, pembedahan mungkin diperlukan agar posisi tulang tetap sejajar selama proses pemulihan.
– Fisioterapi: Setelah tulang pulih, terapis fisik akan membantu merancang latihan dan peregangan yang sesuai agar pergelangan kaki bisa kembali bergerak dengan normal.
– Pereda nyeri: Dokter bisa menyarankan obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti parasetamol, untuk mengurangi rasa sakit selama masa penyembuhan.
Keseleo dan patah pergelangan kaki punya gejala mirip. Jika kamu bingung dengan jenis cedera pergelangan kaki yang kamu alami, penting untuk memeriksakan diri ke dokter untuk diagnosis yang tepat. Patah tulang biasanya lebih serius dan butuh waktu pemulihan selama 6–8 minggu atau lebih jika harus operasi, sementara keseleo ringan bisa sembuh dalam dua minggu, tetapi jika ligamen robek pemulihannya lebih lama.