Produk Reksadana Baru dari Bank Mandiri dan Manulife Aset Manajemen Indonesia

Bank Mandiri, salah satu bank terbesar di Indonesia, baru saja meluncurkan dua produk reksadana baru yang dikelola oleh PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI). Kedua produk tersebut adalah Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas Income 1 (MONI II Kelas Income 1) dan Manulife Obligasi Unggulan Kelas A (MOU Kelas A). Kedua reksadana ini dirancang untuk memberikan solusi investasi yang beragam dan sesuai dengan kebutuhan investor.

Kedua produk reksadana pendapatan tetap ini mengusung konsep income and growth, yaitu keseimbangan antara potensi dividen dan pertumbuhan modal. Hal ini bertujuan untuk memberikan hasil investasi yang stabil sekaligus meningkatkan nilai aset secara bertahap.

Yasmin Tiomena, Head of Retail Wealth Distribution, MAMI menjelaskan bahwa kedua produk ini menawarkan fitur Pembagian Hasil Investasi (PHI), atau dividen bulanan dengan nominal yang ditentukan di awal selama enam bulan. “Kami berharap dua tambahan solusi ini dapat menawarkan fleksibilitas dan stabilitas pendapatan bagi investor, serta menjadi bagian dari strategi diversifikasi portofolio yang efektif di tengah dinamika pasar keuangan,” ujarnya.

Meskipun sama-sama berinvestasi dalam aset obligasi, MONI II Kelas Income 1 dan MOU Kelas A memiliki strategi investasi yang berbeda. Dengan demikian, kedua produk ini diharapkan mampu memenuhi berbagai tujuan investasi yang semakin dinamis di kalangan masyarakat Indonesia.

MONI II Kelas Income 1 fokus pada obligasi pemerintah Indonesia dengan durasi sekitar tujuh tahun. Produk ini menawarkan stabilitas dan potensi pertumbuhan yang konsisten. Sementara itu, MOU Kelas A menawarkan peluang investasi dalam instrumen obligasi pemerintah dan korporasi. Strategi durasi MOU Kelas A berada di kisaran tiga tahun.

Alokasi obligasi korporasi dalam portofolio MOU Kelas A bisa mencapai 60%. Obligasi korporasi ini dipandang sebagai peningkat kinerja karena potensi imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan obligasi pemerintah. Strategi durasi MOU Kelas A juga dinilai cocok sebagai alternatif investasi di tengah volatilitas pasar yang tinggi saat ini.

Kedua produk ini menawarkan persentase income rutin setiap bulan yang sudah ditetapkan di awal untuk enam bulan ke depan. Besaran persentase akan dievaluasi secara berkala mengikuti kondisi pasar.

Pengembangan pasar terkini menunjukkan adanya kemungkinan pemangkasan suku bunga yang kembali berlanjut. Situasi ini dianggap sebagai sinyal positif bagi pasar finansial. Kehadiran dua produk reksadana baru berbasis obligasi dari Manulife diharapkan dapat memberi kemudahan bagi nasabah dalam menerapkan strategi diversifikasi investasi, baik dalam bentuk reksa dana saham maupun reksa dana pasar uang.

Sista Pravesthi, Senior Vice President Wealth Management, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya menambah variasi pilihan produk investasi yang sesuai dengan preferensi dan profil risiko nasabah. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan investasi nasabah dalam rangka mengoptimalkan aset yang dimiliki.

Upaya ini terlihat dari pertumbuhan positif atas penjualan reksa dana. Bank Mandiri mencatatkan pencapaian total dana kelolaan tertinggi, yaitu hampir Rp 40 triliun pada posisi Juni 2025. Pengguna fitur investasi Livin’ by Mandiri juga terus meningkat, mencapai lebih dari 1,3 juta pengguna pada Juni 2025.

“Kepercayaan nasabah yang begitu tinggi ini turut memberikan semangat bagi Bank Mandiri untuk terus memberikan pilihan produk yang terbaik, salah satunya melalui kolaborasi dengan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia dengan menambahkan dua produk baru yaitu MONI II Kelas Income 1 dan MOU Kelas A,” kata Sista.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *