Organisasi Termul: Sebuah Wadah untuk Menjaga Kepuasan Bangsa
Firdaus Oiwobo, seorang pengacara yang dikenal kontroversial, baru saja mendeklarasikan organisasi baru bernama Ternak Mulyono (Termul). Ia mengklaim bahwa organisasi ini bertujuan sebagai wadah untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus melawan pihak-pihak yang memprovokasi. Dalam pernyataannya, Firdaus menyebut dirinya sebagai ketua umum dan pendiri dari ormas Termul.
Pengacara yang pernah membuat geger saat berseteru dengan Hotman Paris ini menilai ada pihak tertentu yang mencoba memecah belah persatuan bangsa. Salah satu kelompok yang disebutnya adalah Roy Suryo dan Rismon Sianipar. Ia menilai mereka berupaya memicu konflik demi kepentingan pribadi, bahkan sampai memanggil negara luar untuk menghakimi mantan presiden.
Logo Simpanse: Simbol Kecerdasan
Dalam deklarasinya, Firdaus juga memperkenalkan logo simpanse sebagai lambang resmi ormas Termul. Ia menjelaskan bahwa simpanse dipilih karena dianggap sebagai kasta hewan teratas dan memiliki tingkat kecerdasan yang hampir setara manusia. Menurut Firdaus, logo ini bukanlah bentuk penghinaan, tetapi simbol kecerdasan yang akan menjadi lawan bagi “keledai” – istilah yang ia gunakan untuk menggambarkan kelompok yang ia anggap tidak cerdas dan bodoh.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menyebarkan logo Termul melalui akun media sosial seperti Instagram dan TikTok. Semboyan ormas ini adalah “Jika saya dihina, jika saya difitnah, jika saya atau kami dituduh, kami akan lawan. Hidup Termul!”
Penjelasan Mahfud MD tentang Istilah Termul
Namun, istilah Termul yang digunakan oleh Firdaus sempat mendapat tanggapan dari mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. Ia menyampaikan bahwa dalam ajaran Islam, istilah “ternak” kepada manusia bisa dianggap sebagai penghinaan. Mahfud merasa sedih dengan munculnya istilah baru ini, yang menurutnya sangat melebihi batas kesopanan.
Latar Belakang Firdaus Oiwobo
Firdaus Oiwobo beberapa kali menjadi sorotan publik karena sifatnya yang kontroversial. Beberapa waktu lalu, ia sempat viral karena mengaku memiliki gunung uranium warisan kakek buyutnya, Sultan Bima. Hal ini ia sampaikan saat terlibat perseteruan dengan Hotman Paris. Firdaus mengklaim bahwa asetnya jauh lebih besar daripada Hotman Paris, termasuk memiliki tanah puluhan hektare di Jakarta Selatan dan Tangerang.
Ia juga mengaku memiliki gunung uranium yang bisa menghidupi seluruh manusia di bumi selama seribu tahun. Meski klaim ini sempat dikritik, Firdaus tetap mempertahankannya dan bahkan memberikan penjelasan tentang asal-usul gunung tersebut sebagai warisan leluhurnya.
Kegaduhan Saat Sidang
Selain itu, Firdaus juga pernah membuat kegaduhan saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Ia naik ke atas meja saat persidangan berlangsung, yang kemudian direspon dengan permintaan maaf kepada Mahkamah Agung. Ia meminta agar pembekuan Berita Acara Sumpah (BAS) advokatnya dicabut agar dapat kembali bekerja sebagai pengacara.
Pembekuan BAS ini dilakukan setelah terjadi kericuhan dalam sidang kasus dugaan pencemaran nama baik. Razman Arief Nasution dan Firdaus Oiwobo dibekukan karena tindakan mereka dinilai melanggar etika profesi advokat. Meskipun demikian, keduanya berharap bisa kembali menjalankan tugasnya secara profesional.