Kehidupan dan Perjalanan Immanuel Ebenezer Gerungan

Sebuah berita mengejutkan muncul dari jajaran Kabinet Merah Putih. Nama Immanuel Ebenezer Gerungan, yang akrab disapa Noel, kini menjadi perhatian publik setelah dirinya ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu, 20 Agustus 2025. Sebelumnya, ia diangkat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan oleh Presiden Prabowo Subianto. Namun, kepercayaan tersebut kini tercoreng karena dirinya menjadi tersangka dalam kasus pemerasan dan korupsi.

Noel dikenal sebelumnya sebagai tokoh relawan Jokowi Mania (Joman). Ia juga pernah memimpin kelompok relawan tersebut sebelum akhirnya bergabung dengan Partai Gerindra. Setelah beberapa tahun berkiprah di dunia politik, ia dipercaya untuk menduduki jabatan penting dalam pemerintahan. Namun, kariernya kini berakhir dengan penangkapan oleh KPK, yang mengungkap dugaan praktik korupsi terkait sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Latar Belakang dan Perjalanan Hidup Noel

Immanuel Ebenezer lahir di Riau pada 22 Juli 1975. Sebelum menjadi pejabat publik, ia menjalani berbagai profesi. Salah satu pengalaman hidupnya yang menarik adalah saat ia bekerja sebagai pengemudi ojek online. Pengalaman ini sering ia bagikan dalam berbagai kesempatan, termasuk saat berdialog dengan para pengemudi ojol di kantor Grab, Jakarta, pada November 2024. Ia mengungkapkan bahwa pada 2016, dirinya sempat menjadi driver ojol, bahkan anaknya pun ikut merasakan profesi tersebut. Untuk bisa mendaftar sebagai driver, surat nikah dan ijazah anaknya sampai harus dijadikan jaminan.

Karier Politik dan Relawan

Noel mulai mencuat ke panggung nasional saat Pilpres 2019. Ia memimpin kelompok relawan Jokowi Mania (JoMan) dan semakin dikenal luas di kalangan publik. Setelah itu, ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra dari Juni 2021 hingga Maret 2022. Pada Pilpres 2024, ia membawa Jokowi Mania mendukung Ganjar Pranowo. Namun, arah dukungan berubah setelah ia memutuskan untuk bergabung dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Dari situ, ia membubarkan relawan Ganjar Mania dan mendirikan Prabowo Mania 08. Bersama timnya, ia aktif berkampanye dan ikut mengantarkan pasangan Prabowo-Gibran menuju kemenangan.

Gagal Nyaleg dan Diangkat sebagai Wakil Menteri

Meski gagal menjadi anggota legislatif dari dapil Kalimantan Utara lewat Partai Gerindra, Noel justru mendapat kepercayaan besar dari Presiden Prabowo Subianto. Sebagai balas budi atas jasanya sebagai relawan Prabowo Mania, ia kemudian diangkat menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan pada Oktober 2024 untuk mendampingi Menaker Yassierli dalam Kabinet Merah Putih era Prabowo-Gibran.

Terlibat Kasus Pemerasan Sertifikasi K3

Karier Noel di kabinet berakhir secara tragis setelah dirinya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ia ditangkap dalam operasi tangkap tangan pada 20 Agustus 2025, terkait dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan. Biaya sertifikasi K3 biasanya hanya Rp275 ribu, namun di bawah praktik pemerasan tersebut, nilainya melonjak hingga Rp6 juta per pekerja. Melalui siasat ini, para tersangka menikmati keuntungan ilegal hingga Rp81 miliar.

Dipecat dari Jabatan Wakil Menteri

Langkah tegas diambil oleh Presiden Prabowo Subianto setelah KPK menetapkan Noel sebagai tersangka. Pada malam yang sama, Noel resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan melalui keputusan presiden. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengumumkan bahwa Presiden telah menandatangani keppres pemberhentian tersebut pada Jumat malam, 22 Agustus 2025. Dengan keputusan ini, perjalanan Noel di kabinet pun berakhir singkat dan meninggalkan catatan kelam di awal pemerintahan Prabowo-Gibran.

Kesimpulan

Dari latar belakangnya sebagai driver ojol hingga berakhir di tangan KPK, kisah Noel menjadi pelajaran penting tentang bahayanya praktik korupsi. Tidak hanya merugikan negara, korupsi juga merusak harapan masyarakat terhadap pemimpin yang amanah.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *