Penyebab Sariawan di Amandel
Sariawan adalah luka kecil yang muncul di area mulut, terutama pada bagian yang lebih lunak seperti amandel. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan menyakitkan. Sariawan termasuk kondisi yang umum terjadi dan dialami oleh lebih dari separuh populasi dunia. Meski tidak menular, sariawan biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari hingga minggu.
Meski penyebab pasti dari sariawan belum sepenuhnya diketahui, diperkirakan bahwa kondisi ini disebabkan oleh gangguan sistem kekebalan tubuh dan faktor genetik. Ketika sistem kekebalan tubuh mengalami kegagalan, sel darah putih bisa melihat sel mukosa sebagai ancaman dan menyerangnya, sehingga menyebabkan sariawan. Selain itu, cedera pada jaringan mulut atau stres juga bisa menjadi pemicu. Beberapa orang juga mengalami reaksi alergi terhadap makanan tertentu atau bahan dalam makanan.
Sariawan juga berhubungan dengan kondisi sistemik seperti penyakit Crohn atau kekurangan nutrisi. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kesehatan secara keseluruhan jika Anda sering mengalami sariawan.
Gejala Sariawan di Amandel
Amandel merupakan bagian dari sistem limfatik yang berada di belakang tenggorokan dan berfungsi melindungi tubuh dari infeksi. Sariawan dapat berkembang di mana saja di mulut, termasuk di daerah amandel. Gejala awalnya biasanya berupa bintik atau benjolan merah. Rasa sakit dan perih saat makan atau minum juga bisa terjadi.
Beberapa orang mungkin merasakan perih atau sensasi terbakar sebelum adanya bintik merah. Bintik tersebut mungkin terlihat atau hanya dirasakan sebagai rasa sakit tenggorokan. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, sebaiknya memperhatikan perubahan pada mulut dan mencari cara untuk meredakan ketidaknyamanan.
Pengobatan Sariawan
Sariawan biasanya akan sembuh sendiri dalam 7–10 hari, dengan proses penyembuhan lengkap membutuhkan waktu 1–3 minggu. Tidak ada obat khusus yang bisa menyembuhkan sariawan, sehingga pengobatan biasanya fokus pada pencegahan rasa sakit dan penanganan gejala.
Anda dapat menggunakan obat tetes atau obat kumur bebas yang tersedia di apotek untuk mengurangi rasa sakit. Berkumur dengan air garam atau obat kumur tanpa alkohol juga bisa membantu meredakan rasa sakit. Konsumsi ibuprofen atau parasetamol juga bisa digunakan untuk mengurangi nyeri.
Untuk mencegah ketidaknyamanan, hindari makanan atau minuman yang panas, pedas, atau asam sampai sariawan sembuh. Pastikan untuk menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi dua kali sehari dan membersihkan sela-sela gigi setiap hari.
Pencegahan Sariawan
Meskipun sulit untuk sepenuhnya mencegah sariawan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko kemunculannya. Buat catatan harian tentang sariawan yang Anda alami. Catat apa yang Anda makan dan minum, serta jenis pasta gigi atau obat kumur yang digunakan. Dengan demikian, Anda mungkin bisa mengenali pola atau pemicu sariawan.
Selain itu, mencatat tingkat stres dan kelelahan juga bisa membantu. Jika sariawan disebabkan oleh stres, teknik relaksasi seperti meditasi bisa sangat berguna. Menjaga pola hidup sehat dan menghindari faktor pemicu lainnya juga sangat penting.
Pengobatan Rumahan untuk Sariawan
Ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan untuk mengatasi sariawan. Misalnya, membuat cairan kumur dengan soda kue atau garam. Campur 1/2 gelas air hangat dengan satu sendok teh garam atau soda kue, lalu gunakan untuk berkumur agar cairan sampai ke amandel.
Mengoleskan susu magnesia pada area yang sakit beberapa kali sehari menggunakan kapas bersih juga bisa membantu meredakan rasa sakit. Berkumur dengan air dingin juga bisa mengurangi rasa nyeri dan peradangan. Dengan cara-cara ini, Anda bisa mengurangi ketidaknyamanan akibat sariawan tanpa harus mengonsumsi obat-obatan.
Kapan Harus Ke Dokter?
Jika sariawan tidak kunjung sembuh dalam dua minggu, segera kunjungi dokter gigi atau dokter umum. Jika ukuran sariawan sangat besar, jumlahnya banyak, menyakitkan, atau disertai demam atau gejala tak biasa lainnya, segera konsultasikan ke dokter. Ini bisa menjadi tanda adanya kondisi yang lebih serius.
Sariawan yang terjadi secara terus-menerus juga bisa menjadi indikasi adanya penyakit yang lebih berbahaya. Jadi, jangan ragu untuk memeriksakan diri jika gejala tidak membaik. Meski jarang terjadi, sariawan bisa muncul di amandel. Umumnya, kondisi ini akan sembuh sendiri dalam 1–2 minggu, tetapi jika gejalanya sangat parah atau tidak kunjung membaik, segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.