Ketidakcocokan Antara AC Milan dan Massimiliano Allegri dalam Pencarian Striker Baru

AC Milan menghadapi situasi yang cukup rumit menjelang penutupan bursa transfer pemain musim panas 2025. Perbedaan pandangan antara klub dan pelatih Massimiliano Allegri terkait perekrutan striker baru menjadi salah satu isu utama. Dalam kondisi ini, AC Milan lebih memilih target yang jelas bisa datang ke San Siro, sementara Allegri masih menunggu opsi yang sesuai dengan kebutuhan tim.

Masalah pertama muncul setelah transfer Victor Boniface dari Bayer Leverkusen gagal. Penyebab utamanya adalah masalah kebugaran sang penyerang asal Nigeria. Kegagalan ini membuat AC Milan kembali mencari solusi untuk memperkuat lini depan, terutama setelah performa Santiago Gimenez belum memenuhi harapan Allegri.

Dalam laporan terbaru, Massimiliano Allegri disebut sudah mengambil inisiatif dengan menghubungi manajemen AC Milan untuk mendatangkan Dusan Vlahovic dari Juventus. Meskipun kesepakatan antara kedua klub bisa tercapai di angka €15 juta (Rp283 miliar) plus bonus, kendala utama terletak pada gaji Vlahovic. Ia masih memiliki kontrak besar senilai €12 juta (Rp227 miliar) di Juventus, sehingga sulit bagi Milan untuk merekrutnya.

Kondisi semakin rumit setelah Vlahovic mencetak gol dalam kemenangan Juventus atas Parma. Meski tidak menjamin ia akan kembali tampil optimal, gol tersebut memberikan semangat baru kepada suporter Bianconeri. Namun, faktor rivalitas antara Juventus dan AC Milan membuat transfer Vlahovic menjadi tidak realistis.

Selain itu, hubungan Vlahovic dengan Zlatan Ibrahimovic dan Allegri tidak cukup untuk mendorong transfer ini. Akibatnya, AC Milan memutuskan untuk mencari striker yang lebih pasti. Dalam laporan Football Italia, klub telah mencapai kesepakatan dengan Sporting Lisbon untuk mendatangkan Conrad Harder, seorang striker berusia 20 tahun asal Denmark.

Biaya transfer untuk Harder diperkirakan sebesar 24 juta euro (454,5 miliar rupiah) ditambah bonus hingga 3 juta euro. Selain itu, Sporting Lisbon berhak mendapatkan komisi 10 persen dari penjualan Harder di masa depan. Meski demikian, proses negosiasi dengan pemain dan perwakilannya masih menjadi tantangan.

Harder, yang sering disebut sebagai suksesor Viktor Gyokeres, juga diincar oleh Stade Rennes. Di Rennes, ia memiliki peluang besar untuk menjadi penyerang utama. Sementara di Milan, Harder harus bersaing ketat dengan Santiago Gimenez atau bahkan Christian Pulisic dan Rafael Leao jika sistem false nine digunakan.

Untuk meyakinkan Harder, AC Milan mungkin harus menawarkan gaji yang lebih menarik. Calcio e Finanza memperkirakan gaji pemain tersebut mencapai 1,5 juta euro per musim, selama durasi kontrak hingga 2030. Klub telah menetapkan jadwal tes medis dan penandatanganan kontrak dalam waktu 48 jam ke depan.

Berdasarkan performa awal tim yang kalah dari Cremonese di pekan pertama Liga Italia, kebutuhan akan striker baru semakin mendesak. Dengan begitu, kemungkinan besar Conrad Harder akan diumumkan sebagai pemain baru AC Milan dalam waktu dekat.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *