Sholat Tahajud: Niat dan Tata Cara yang Benar

Sholat Tahajud merupakan salah satu bentuk ibadah malam yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Ibadah ini dilakukan setelah tidur, ketika suasana sepi dan hati tenang. Tujuan utama dari sholat Tahajud adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, sholat ini juga diyakini mampu membuka pintu rezeki serta memberikan ketenangan dan berkah dalam hidup.

Untuk menjalankan sholat Tahajud dengan benar, penting untuk memahami niat dan tata caranya. Berikut adalah langkah-langkah lengkap yang bisa diikuti agar bisa diamalkan dengan baik:

Niat Sholat Tahajud

Niat yang dibaca saat melakukan sholat Tahajud adalah sebagai berikut:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: “Aku niat shalat sunnah tahajud dua rakaat, karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Tahajud

Berikut adalah urutan tata cara sholat Tahajud:

  1. Membaca Takbiratul Ihram
  2. Allâhu Akbar
  3. Artinya: “Allah Maha Besar”

  4. Berniat

  5. Niat dilakukan bersamaan dengan takbiratul ihram.

  6. Membaca Doa Iftitah

  7. اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْراً وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْراً وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا  . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

  8. Membaca Al-Fatihah

  9. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَلرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الَّمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِ يْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّيْنَ. اَمِينْ

  10. Ruku’

  11. سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ
  12. Artinya: “Maha Suci Rabbku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.”

  13. I’tidal (berdiri)

  14. سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
  15. Artinya: “Allah mendengar siapa saja yang memuji-Nya.”
  16. رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ
  17. Artinya: “Tuhan kami, milik-Mu segala pujian.”

  18. Sujud

  19. سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
  20. Artinya: “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.”

  21. Duduk di antara dua sujud

  22. رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ
  23. Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rejeki kepadaku, berikanlah petunjuk kepadaku, berilah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku.”

  24. Sujud

  25. سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
  26. Artinya: “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.”

  27. Rakaat kedua, mengulangi poin ketiga

    • Ulangi pembacaan doa iftitah dan Al-Fatihah seperti pada rakaat pertama.
  28. Tasyahud akhir

    • التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
  29. Salam

    • السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
    • Artinya: “Semoga keselamatan dan rahmat Allah dilimpahkan kepadamu.”

Doa Setelah Sholat Tahajud

Setelah menyelesaikan sholat Tahajud, dianjurkan untuk membaca doa berikut:

اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ

Artinya: “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar. Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.”

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *