Arti Lirik Lagu “Tholama Asyku Ghoromi” yang Mengungkap Rindu dan Cinta kepada Nabi Muhammad
Lagu “Tholama Asyku Ghoromi” seringkali dikaitkan dengan sholawat, namun sebenarnya lagu ini berasal dari bahasa Arab dan bukan merupakan lirik sholawat tradisional. Meskipun demikian, liriknya mengandung makna yang dalam, yaitu ungkapan rindu dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Banyak penyanyi religi dan sholawat seperti Ai Khodijah pernah membawakan lagu ini, sehingga menjadi populer di kalangan penggemar musik religius.
Berikut adalah penjelasan arti lirik lengkap dari lagu “Tholama Asyku Ghoromi”.
Lirik dan Terjemahan:
Pertama:
– ﻃَﺎﻟَﻤَﺎ ﺍَﺷْﻜُﻮْ ﻏَﺮَﺍﻣِﻰ ﻳَﺎ ﻧُﻮْ ﺭَ ﺍﻟْﻮُﺟُﻮْﺩ
Tholama asyku ghoromi yaa nurol wujud
(Sudah lama aku menanggung rindu, wahai cahaya alam yang indah)
- ﻭَﺍُﻧَﺎﺩِﻯ ﻳَﺎ ﺗِﻬَﺎﻣِﻰ ﻳَﺎ ﻣَﻌْﺪِﻥَ ﺍﻟْﺠُﻮْﺩ
Wa unadi ya tihaami yaa ma’dinal juud
(Dan aku menyeru, wahai Nabi, wahai puncak ilmu yang pemurah)
Kedua:
– ﻳَﺎ ﻃِﺮَﺍﺯَ ﺍﻟْﻜَﻮْﻥِ ﺇِნِّﻰ , ﻋَﺎﺸِﻖْ ﻣُﺴْﺘَﻬَﺎﻡ
Ya Thirazal kauni inni, ‘ashiq mustaham
(Wahai hiasan dunia ini, aku amat cinta dan rindu padamu)
- ﻣُﻐْﺮَﻡٌ ﻭَﺍﻟْﻤَﺪْﺡُ ﻓَﻨِّﻰ , ﻳَﺎ ﺑَﺪْﺭَ ﺍﻟْﺘَّﻤَﺎﻡ
Mughramun wal Mad hu fannii, Ya Badrat Tamaam
(Hanya pujian menjadi persembahanku, wahai bulan mengambang penuh)
Ketiga:
– ﻳَﺎ ﺳِﺮَﺍﺝَ ﺍْﻷَﻧْﺒِﻴَﺎﺀِ , ﻳَﺎ ﻋَﺎﻟِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَﺎﺏ
Yaa sirojal anbiyaa-i yaa’alil janaab
(Wahai pelita para Nabi, wahai insan yang punya setinggi-tingginya kedudukan)
- ﻳَﺎ ﺇِﻣَﺎﻡَ ﺍْﻷَﺗْﻘِﻴَﺎﺀِ ﺇِنَّ ﻗَﻠْﺒِﻲ ذَاﺏ
Ya imaamal atqiyaa-i inna Qolbi dzaab
(Wahai orang-orang yang bertaqwa, sesungguhnya hatiku terpau padamu)
Keempat:
– اِصْرِفِ الْأَعْرَاضَ عَنّى اَضْنَانِيْ السَّقَامْ
(Jauhkanlah segala penghalangku dari padamu, yang kupendam hanya kerinduan terhadapmu)
- فِيْكَ قَدْاَحْسَنْتُ ظَنّى يٰاسَامِى الْعُهُوْدْ
(Padamu aku berprasangka baik, wahai yang benar pada janjinya)
Kelima:
– ﺳَيّدِى وَالْعُمْرُ وَلَّى جُدْبِالْوَصْلِ جُوْدْ
Sayyidii wal ‘umru wallaa Jud bil washli juud
(Wahai Tuanku, masa hidupku telah berlalu, sementara kesempatan untuk bersatu masih terbuka)
Keenam:
– ﻳَكْفِى يَانُوْرَالْأَهِلَّهْ إِنَّ هَجْرِى طَالْ
(Cukuplah, wahai cahaya bulan, sesungguhnya perpisahanku denganmu telah terlalu lama)
- وَعَلَيْكَ اللّٰهُ صَلَّى رَبّى ذُوالْجَلَالْ
(Semoga Allah mencurahkan rahmat kepada Tuhan yang mempunyai keagungan)
Makna Keseluruhan Lirik
Lirik “Tholama Asyku Ghoromi” secara keseluruhan menyampaikan perasaan rindu dan cinta yang mendalam kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan menggunakan bahasa Arab yang indah, lirik ini menggambarkan perasaan seorang hamba yang merindukan hadirnya Rasulullah sebagai cahaya bagi dunia dan tuntunan bagi umat manusia. Setiap bait lirik mengandung makna spiritual yang dalam, menjadikannya tidak hanya sekadar lagu, tetapi juga doa dan harapan yang diucapkan oleh hati yang penuh kasih dan kecintaan.
Lagu ini sering kali dibawakan dalam acara religius atau sholawat, karena mampu menyentuh jiwa dan memberikan ketenangan serta kekuatan spiritual bagi pendengarnya.