Kondisi Kesehatan Jokowi Terungkap Saat Hadiri Reuni UGM
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengungkapkan kondisi kesehatannya saat hadir dalam acara reuni alumni Universitas Gadjah Mada (UGM). Dalam sambutannya, ia mengakui bahwa kesehatannya menurun selama tiga bulan terakhir. Meskipun masih belum pulih sepenuhnya, Jokowi memilih untuk hadir dalam acara tersebut.
Pengakuan ini dilakukan agar tidak memperpanjang isu-isu yang sering muncul, seperti dugaan ijazah palsu. Acara reuni UGM angkatan 1980 Fakultas Kehutanan diadakan pada Sabtu (26/7/2025), dan Jokowi hadir bersama rekan-rekan seangkatannya. Ia berbincang dan bernostalgia dengan para alumni, sekaligus menjawab spekulasi yang selama ini menghiasi perjalanan karier politiknya.
“Kemarin waktu dihubungi Pak Bambang, ditanya, ‘Datang enggak?’ Kalau enggak datang, tambah palsunya. ‘Ke mana dia?’ Ini saya paksakan datang, betul,” ujar Jokowi, seperti dikutip dari laporan media.
Ia juga menyebutkan bahwa ada 67 alumni yang hadir dalam acara tersebut. Menurut Jokowi, kehadirannya sangat penting agar tidak memicu kembali isu-isu lama yang kerap menyerang dirinya. “Bayangkan kalau saya enggak datang. Nah, 67 orang ngumpul semua. Jokowi di mana? Rame lagi nanti,” katanya.
Tanggapan terhadap Tudingan Tidak Berdasar
Selain itu, Jokowi juga memberikan respons terhadap berbagai tudingan yang selama ini dialamatkan kepadanya, termasuk klaim bahwa ia tidak pernah kuliah atau ijazahnya palsu. Ia mengaku sering merasa heran karena banyak orang yang tidak masuk logika, meski fakta-fakta sudah jelas terlihat.
Di tengah pembicaraan, Jokowi sempat menutupi rencananya menghadiri acara reuni. Awalnya, ia mengatakan akan pergi ke Jogja untuk menemui saudara. Namun, Iriana istri Presiden langsung menyahut dan mengungkap agenda sebenarnya. “Mau reuni ding,” kata Iriana. Mendengar itu, Jokowi hanya tersenyum dan mengakui bahwa tujuannya adalah menemui saudara sekaligus menghadiri reuni.
Penjelasan Ajudan Mengenai Kehadiran Jokowi
Ajudan mantan Presiden Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, menjelaskan bahwa kehadiran Jokowi dalam acara reuni merupakan undangan dari panitia. “Beliau mendapatkan undangan dari panitia, dan insyaAllah beliau akan hadir,” ujarnya.
Penampilan Jokowi di Acara Reuni
Sementara itu, Roy Suryo Notodiprojo, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, tetap bersikeras bahwa ijazah Presiden Jokowi adalah palsu. Ia menilai skripsi Jokowi 99,9 persen tidak asli dan yakin bahwa ijazah asli tidak akan bisa terbit.
Roy Suryo juga menyoroti cara Jokowi hadir dalam reuni tersebut. Menurutnya, penampilan Presiden lebih mirip kunjungan pejabat ketimbang alumni biasa. “Bajunya beda, hanya datang singkat di Fakultas Kehutanan, bukan di acara intinya, di Wanagama seperti yang lain-lainnya,” ujarnya.
Ia percaya bahwa kehadiran Jokowi dalam reuni tersebut hanya upaya untuk meyakinkan publik tentang detail skripsi dan masa perkuliahannya. Dalam sambutannya, Jokowi menyebutkan nama-nama dosen penguji dan dosen pembimbing, serta teman-teman KKN-nya. Namun, bagi Roy Suryo, semua itu hanyalah narasi tanpa bukti. “Buat apa? Kan aneh malahan. Dia juga berusaha cerita nama-nama teman saat KKN… Tapi, tanpa bukti, hanya narasi saja. Tidak ada nilainya,” tegasnya.