Pemerintah Rancang Program Paket Ekonomi 2025-2026 untuk Mendorong Pertumbuhan dan Penyerapan Tenaga Kerja
Pemerintah telah merancang program paket ekonomi yang akan dijalankan pada tahun 2025 dan 2026. Program ini terdiri dari tiga bagian utama, yaitu 8 program akselerasi untuk tahun 2025, 4 program yang dilanjutkan hingga 2026, serta 5 program fokus untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto.
Airlangga menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak langsung terhadap perekonomian nasional, khususnya dalam membuka peluang kerja. Dalam rincian yang disampaikannya, program-program tersebut mencakup berbagai sektor strategis seperti usaha kecil menengah (UMKM), pariwisata, transportasi, serta sektor maritim.
Daftar 8 Program Akselerasi Tahun 2025
-
Program Magang Lulusan Perguruan Tinggi
Program ini ditujukan bagi lulusan maksimal satu tahun setelah lulus. Peserta akan mendapatkan uang saku sebesar upah minimum provinsi (UMP) selama enam bulan. Target awal adalah 20 ribu peserta. -
Perluasan PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP)
Program ini diperluas untuk pekerja di sektor pariwisata dan restoran, sehingga meringankan beban pajak mereka. -
Bantuan Pangan Oktober-November 2025
Bantuan pangan diberikan kepada masyarakat rentan selama dua bulan. -
Diskon Iuran JKK dan JKM untuk BPU Transportasi Online
Diskon diberikan selama enam bulan untuk ojek pangkalan, supir, kurir, dan logistik. -
Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan BPJS Ketenagakerjaan
Program ini memberikan manfaat tambahan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam bentuk perumahan. -
Program Padat Karya Tunai (Cash for Work)
Dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum, program ini memberikan pekerjaan sementara kepada masyarakat. -
Deregulasi atau Implementasi PP 28 Tahun 2025
Program ini bertujuan untuk mempermudah regulasi bisnis agar lebih efisien. -
Program Perkotaan (Pilot Project DKI Jakarta)
Fokus pada perbaikan kualitas pemukiman dan pengembangan platform pemasaran untuk UMKM.
Empat Program yang Dilanjutkan di Tahun 2026
-
Perpanjangan PPh Final 0,5% untuk UMKM
Jangka waktu pemanfaatan pajak final 0,5% diperpanjang hingga 2026. -
Perpanjangan PPh 21 DTP untuk Sektor Pariwisata
Program ini tetap berlaku untuk pekerja di sektor pariwisata. -
PPh 21 DTP untuk Industri Padat Karya
Diperluas untuk sektor yang menghasilkan banyak tenaga kerja. -
Diskon Iuran JKK dan JKM untuk Semua BPU
Diskon diberikan kepada semua penerima bukan penerima upah (BPU).
Lima Program Penyerapan Tenaga Kerja
-
Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
Koperasi ini menjadi salah satu program unggulan dalam menyerap tenaga kerja. -
Replanting di Perkebunan Rakyat
Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan. -
Kampung Nelayan Merah Putih
Target pembangunan 100 desa nelayan pada tahun 2025. Diharapkan mampu menyerap 8.645 tenaga kerja. -
Revitalisasi Tambak Pantura
Program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi hasil laut. -
Modernisasi Kapal Nelayan
Upaya modernisasi kapal nelayan akan memperkuat sektor maritim dan meningkatkan lapangan kerja.