Kekalahan Beruntun Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani dalam Tiga Turnamen
Kepahitan yang dirasakan oleh pasangan ganda putra Malaysia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani, terus berlanjut dalam beberapa waktu terakhir. Kekalahan mereka di China Open 2025 menjadi pukulan tambahan setelah sebelumnya harus menerima kekalahan dari Korea Selatan di Japan Open 2025.
Goh Sze Fei/Nur Izzuddin yang sebelumnya menjadi pemain nomor satu dunia dalam kategori ganda putra, kini harus merelakan posisinya jatuh setelah dua kali kalah dari pasangan asal Negeri Ginseng. Dalam dua pertandingan terakhir, mereka takluk dari Kim Won-ho/Seo Seung-jae di final Japan Open 2025 dan kemudian dari Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju di babak pertama China Open 2025.
Pada akhir pekan lalu, Goh/Izzuddin kalah dari Kim/Seo dengan skor 16-21, 17-21. Kekalahan ini membuat mereka kehilangan status sebagai pemain nomor satu dunia. Pasangan Korea tersebut kini menggantikan posisi mereka setelah berhasil memenangkan lima gelar juara sejak bereuni awal tahun ini.
Pergantian peringkat dunia terjadi pada Selasa (22/7/2025), yang juga menjadi hari dimulainya China Open 2025. Setelah bertahan delapan pekan sebagai pemimpin peringkat dunia, Goh/Izzuddin harus turun ke posisi ketiga, di bawah Aaron Chia/Soh Wooi Yik, rekan senegara mereka.
Tidak hanya itu, nasib buruk bagi Goh/Izzuddin belum berhenti. Mereka kembali kalah di China Open 2025, dan lagi-lagi dari pasangan asal Korea. Pada babak pertama turnamen, Goh/Izzuddin dikalahkan oleh Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju dalam pertandingan tiga gim di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Rabu (23/7/2025).
Meskipun awalnya bisa menunjukkan performa yang cukup baik dengan memenangkan gim pertama dengan skor 21-15, pasangan Korea ini berhasil bangkit dengan memenangkan gim kedua dengan skor serupa. Duel pun dilanjutkan ke gim ketiga.
Di gim ketiga, Goh/Izzuddin sempat unggul 11-7 setelah interval. Mereka bahkan berhasil memperlebar jarak menjadi 13-9. Namun, Kang/Ki dengan luar biasa mampu mencetak tujuh poin beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 15-13. Setelah itu, Goh/Izzuddin tidak lagi mampu menyamakan kedudukan hingga akhir pertandingan. Skor akhir adalah 21-15, 15-21, 17-21.
Pengembalian yang kurang optimal dari Goh Sze Fei langsung dimanfaatkan oleh Ki Dong-ju untuk mengakhiri langkah sang juara bertahan. Kekalahan ini menjadikan Goh/Izzuddin sebagai unggulan pertama yang tersingkir dari China Open 2025.
Kekalahan beruntun ini menunjukkan bahwa Goh Sze Fei/Nur Izzuddin masih memiliki banyak hal yang perlu diperbaiki. Meski tetap menjadi salah satu pasangan terkuat di dunia, mereka kini harus menghadapi tekanan besar dari pasangan-pasangan baru yang terus berkembang, terutama dari Korea Selatan.