Perjalanan Enno Lerian dalam Menghadapi Tahi Lalat di Hidung

Tahi lalat sering kali dianggap sebagai ciri khas yang membuat seseorang lebih menarik. Namun, bagi Enno Lerian, tahi lalat di hidungnya justru menjadi hal yang mengganggu selama bertahun-tahun. Seorang perempuan berusia 41 tahun ini akhirnya memutuskan untuk menghapus tahi lalat tersebut setelah merasa terbebani oleh keberadaannya.

Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Maia Aleldul TV, Enno menceritakan pengalamannya dengan tahi lalat yang selama ini menempel di wajahnya. Ia bahkan menyebutkan bahwa selama ini ia merasa perlu mencari cara untuk menutupi tahi lalat tersebut agar tidak terlihat. Meski bagi orang lain, tahi lalatnya terlihat menarik dan menjadi daya tarik, Enno memiliki pandangan yang berbeda.

“Sampai dulu aku selalu mencoba menutupi wajahku dengan cara apa pun agar hidungku tidak terlihat tahi lalatnya, karena rasanya susah sekali,” ujarnya.

Popularitas Sejak Kecil dan Dampaknya pada Kehidupan Pribadi

Enno Lerian dikenal publik sejak masih kecil melalui kariernya sebagai penyanyi cilik. Popularitas itu membuatnya sering disibukkan dengan berbagai aktivitas di dunia hiburan. Saat itu, ia merasa sangat sibuk hingga sulit untuk keluar dari mobil atau rumah tanpa ada yang menghampirinya.

“Dulu ketika aku masih jadi penyanyi cilik, bisa dibilang aku sangat sibuk. Ada saat-saat di mana aku merasa sulit untuk keluar dari mobil atau rumah karena selalu ada orang yang menemuiiku,” ceritanya.

Kesibukan di dunia hiburan membuat ruang geraknya terbatas. Ia merasa tidak bebas seperti anak-anak biasanya. “Jadi benar-benar ruang lingkup untuk bergerak jadi sedikit,” tambahnya.

Selain itu, dalam momen sekolah, Enno jarang bisa ikut kegiatan bersama teman-temannya. Ia sering melewatkan kesempatan untuk menikmati momen seru yang dialami teman-temannya. “Kalau di sekolah, kalau ada study tour, aku pasti jarang bisa ikut,” katanya.

Popularitasnya juga membuat dirinya selalu dikerumuni banyak orang. Hal ini membuat Enno sulit menikmati kehidupan pribadi secara tenang. “Orang tua selalu ramai datang,” ujarnya.

Alasan Menghapus Tahi Lalat

Enno Lerian memiliki alasan di balik keputusannya untuk menghapus tahi lalat di hidungnya. Ia mengaku sempat mengalami rasa trauma karena keberadaan tahi lalat tersebut. Trauma itu membuatnya merasa benci pada tahi lalat yang menempel di wajahnya.

“Makanya aku ada sedikit trauma, misalnya kalau mau pergi ke mall atau syuting, aku merasa tidak nyaman karena tahi lalat di hidungku,” ujarnya.

Trauma itu membuatnya merasa tahi lalat justru menjadi beban yang mengganggu. “Aku benci banget sama tahi lalat ya kan,” tambahnya.

Enno juga menegaskan bahwa ia tidak lagi tertarik kembali ke dunia hiburan hanya demi uang atau popularitas. Baginya, pengalaman masa lalu sudah cukup dan ia tidak ingin mengulanginya.

“Kalau ditanya, kalau mau balik ke dunia entertainmen, mau cari apanya? Aku tidak mau lagi jadi populer hanya untuk itu,” jelasnya.

Ia lebih memilih menjalani kehidupan yang sederhana tanpa sorotan berlebih. Menurutnya, hidup yang tenang jauh lebih membahagiakan dibandingkan harus selalu tampil di depan publik.

“Karena aku tidak bisa jadi manusia biasa dan tidak bisa menikmati kehidupan seperti orang lain, misalnya jalan kaki ke pasar,” katanya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *