Inovasi Energi Terbarukan yang Mengubah Wajah Jalan Tol di Indonesia
PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia–Indonesia (MURI) atas penerapan inovasi energi terbarukan di lingkungan operasional jalan tol. Penghargaan diberikan untuk dua kategori utama, yaitu “Pemrakarsa dan Pemilik Pohon Turbin Angin Terintegrasi dengan Panel Surya (Hybrid Wind Tree) Pertama” dan “Pemasangan Turbin Angin Terintegrasi dengan Panel Surya Pertama di Gerbang Jalan Bebas Hambatan”.
Capaian ini menegaskan posisi Jasa Marga Group sebagai pelopor inisiatif green toll road di Indonesia. Acara penyerahan rekor berlangsung di Auditorium Ki Narto Sabdo, Gedung MURI & Jaya Suprana Institute, Jakarta. Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Human Capital dan Transformasi Jasa Marga Yoga Tri Anggoro.
Strategi Operasional yang Berkelanjutan
Yoga Tri Anggoro menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya Jasa Marga mengintegrasikan solusi energi terbarukan ke dalam tata kelola jalan tol. Ia menekankan bahwa implementasi hybrid wind tree adalah bagian dari strategi operasional untuk meningkatkan efisiensi energi, mengurangi jejak karbon, dan menciptakan infrastruktur yang lebih ramah lingkungan bagi pengguna jalan.
Jasa Marga menerapkan konsep hybrid wind tree pada proyek Jalan Tol Probolinggo Banyuwangi. Teknologi ini dipilih karena kondisi wilayah Gending dan Kraksaan yang memiliki fenomena angin cukup kencang, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi ramah lingkungan. Dalam implementasinya, hybrid wind tree dipadukan dengan solar petal untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia ketika kecepatan angin tidak mencukupi.
Kolaborasi dalam Penerapan Inovasi
Pemasangan inovasi tersebut dilakukan oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi bersama anggota kerja sama operasi (KSO) Paket 1, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Yoga Tri Anggoro menegaskan bahwa inovasi seperti hybrid wind tree memperkuat transformasi Jasa Marga menuju operasional yang lebih hijau dan berkelanjutan, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
“Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami menjaga kualitas lingkungan sekaligus mengefisiensikan pemakaian energi di titik-titik strategis operasional jalan tol,” ujarnya.
Apresiasi dari Pendiri MURI
Pendiri MURI Jaya Suprana menyebut Jasa Marga memiliki ide inovasi yang membanggakan. Perusahaan yang bergerak di bidang industri jalan tol itu mampu memanfaatkan fenomena angin Gending sebagai sumber energi listrik untuk kebutuhan operasional kantor PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB).
“Tentunya ini merupakan ide inovasi anak bangsa yang sangat bagus. Dengan apa yang dilakukan Jasa Marga, kebutuhan listrik untuk operasional kantor PT JPB dapat terbantu melalui inovasi tersebut. Semoga, inovasi ini bisa diterapkan di semua kantor Jasa Marga,” ucap Jaya.
Program Keberlanjutan Jasa Marga
Selain program hybrid wind tree, Jasa Marga juga terus menggelar berbagai inisiatif keberlanjutan yang menerapkan prinsip environmental, social and governance (ESG). Beberapa di antaranya adalah pengolahan sampah terpadu di Rest Area Travoy KM 88B, penanaman pohon di sekitar koridor jalan tol, penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di rest area, serta pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) dalam operasional jalan tol.
Jasa Marga juga menjalankan program Jasa Marga Medical Keliling (Jamedlink) yang memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat di sekitar proyek konstruksi jalan tol, serta program modernisasi pertanian di wilayah operasional Jalan Tol Jogja–Solo. Sebagai perusahaan pengelola jalan tol yang berorientasi pada keberlanjutan, Jasa Marga terus menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), meliputi penghijauan, beautifikasi koridor jalan tol, serta sertifikasi pengelolaan lingkungan.
Komitmen Terhadap Lingkungan dan Masyarakat
Komitmen Jasa Marga terhadap lingkungan dan masyarakat dibuktikan dengan empat ruas tol Jasa Marga Group yang telah meraih sertifikasi Green Toll Road Indonesia, yakni Jalan Tol Bali-Mandara, Jalan Tol Kunciran-Serpong, Jalan Tol Gempol-Pandaan, dan Jalan Tol Pandaan-Malang. Tak hanya itu, Jasa Marga turut mendukung usaha menengah dan kecil (UMK) binaannya melalui berbagai kegiatan dan pameran, serta aktif bekerja sama dalam program Mudik Gratis Bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Perusahaan ini juga berperan aktif dalam penanganan bencana sebagai koordinator Satgas BUMN, sekaligus menunjukkan kontribusinya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Dalam menjalankan operasionalnya, Jasa Marga menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG).