Profil Ozzy Osbourne, Legenda Heavy Metal yang Pernah Bekerja sebagai Kuli Bangunan

Ozzy Osbourne, vokalis legendaris dari band Black Sabbath, meninggal dunia pada usia 76 tahun. Ia dikenal sebagai salah satu pendiri aliran musik heavy metal dan dianggap sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah musik rock. Meski kariernya begitu menggembirakan, masa kecilnya justru penuh tantangan.

Awal Kehidupan yang Berat

Ozzy Osbourne lahir dengan nama lengkap John Osbourne pada 3 Desember 1948 di kota Birmingham, Inggris. Sejak kecil, ia menghadapi berbagai kesulitan. Salah satunya adalah disleksia, gangguan belajar yang membuatnya kesulitan dalam membaca dan menulis. Hal ini menyebabkan ia tertinggal dari teman-temannya di sekolah.

Pada usia 15 tahun, Ozzy terpaksa meninggalkan bangku sekolah untuk mencari nafkah. Ia pernah bekerja sebagai tukang ledeng, tukang jagal, hingga tukang bangunan. Pekerjaan-pekerjaan tersebut dilakoninya saat masih remaja demi membantu perekonomian keluarganya.

Selain itu, Ozzy juga pernah melakukan tindakan kriminal. Dalam sebuah insiden, ia mencuri TV dan akhirnya harus mendekam di penjara selama enam minggu. Selama masa hukumannya, ia membuat beberapa tato menggunakan jarum jahit dan semir parut. Tato pertamanya adalah wajah bahagia yang digambar di atas lututnya.

Perjalanan Karier Musik

Karier musik Ozzy dimulai pada tahun 1967 ketika ia bergabung dengan band Rare Breed. Namun, band tersebut tidak bertahan lama. Setelah itu, ia bergabung dengan band Polka Tune Blues dan kemudian bermain bersama Sabat Geezer Butler, seorang rekan dari band lamanya.

Ozzy lalu mengajak gitaris Tony Iommi dan drummer Bill Ward untuk bergabung dalam grup tersebut. Awalnya, band ini bernama Earth, namun kemudian berubah menjadi Black Sabbath karena nama Earth sudah digunakan oleh band lain.

Black Sabbath mulai populer pada tahun 1970-an dan memperkenalkan gaya musik yang baru, yaitu heavy metal. Ozzy dikenal dengan julukan “Prince of Darkness” karena gaya penyanyiannya yang unik dan dramatis.

Masalah Kesehatan dan Pengunduran Diri dari Band

Meski sukses, Ozzy juga menghadapi masalah berat dengan alkohol dan obat-obatan. Hal ini menyebabkannya dikeluarkan dari Black Sabbath pada tahun 1979. Setelah itu, ia memutuskan untuk berkarier solo dan sukses besar. Hingga saat ini, ia telah merilis 13 album studio yang sangat diminati dan tujuh di antaranya menerima sertifikat multi-platinum di Amerika Serikat.

Penampilan Terakhir dan Momen Kebersamaan Keluarga

Beberapa minggu sebelum kematiannya, Ozzy tampil bersama Black Sabbath di kota asalnya, Birmingham, Inggris. Konser yang bertajuk Back to the Beginning menjadi penampilan pertama band ini setelah dua dekade. Konser ini juga disebut-sebut sebagai pertunjukan terakhir Ozzy sebelum ia meninggal.

Ia meninggal di rumahnya bersama keluarganya dan dikelilingi oleh cinta. Keluarganya menyampaikan rasa sedih mereka dan meminta semua orang untuk menghormati privasi keluarga saat ini. Sayangnya, penyebab kematian dari Ozzy belum diketahui secara pasti.

Warisan yang Tak Terlupakan

Ozzy Osbourne meninggalkan warisan yang besar dalam dunia musik. Ia dikenal sebagai sosok yang unik dan penuh inspirasi. Meskipun sempat dikritik oleh kalangan religius, ia tetap dihormati oleh banyak musisi rock. Penampilannya yang dinamis dan penuh energi menjadi ciri khasnya.

Dengan perjalanan hidup yang penuh lika-liku, Ozzy berhasil membuktikan bahwa kesuksesan bisa diraih meskipun awalnya tidak mudah. Ia meninggalkan kenangan yang tak terlupakan bagi para penggemarnya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *