Penguatan IHSG diikuti Aliran Dana Asing yang Kuat
Pada hari Senin (15/9/2025), indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami penguatan sebesar 1,06% menjadi 7.937. Penguatan ini diiringi oleh aliran dana asing yang masuk ke pasar modal dengan total nilai mencapai Rp1,04 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa investor asing semakin optimis terhadap prospek pasar saham Indonesia.
Berdasarkan data indeks sektoral, sektor IDX Consumer Cyclicals (IDXCYCLIC) menjadi sektor dengan pertumbuhan terbesar, yaitu sebesar 2,39%. Penguatan ini didorong oleh kenaikan beberapa saham konstituen dari sektor tersebut seperti AUTO, LPPF, dan MSIN. Penguatan pada sektor ini terjadi karena adanya peningkatan minat investor asing untuk membeli saham-saham tersebut.
Menurut Samuel Sekuritas dalam risetnya, penguatan IHSG mencerminkan proses rebound yang didukung oleh aliran dana asing yang kuat, terutama di sektor telekomunikasi dan sektor siklikal. Meskipun masih ada pelemahan pada sejumlah saham perbankan dan konsumer, aliran dana asing yang luas menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor menjelang berbagai katalis makro dan korporasi.
Salah satu katalis makro yang memberikan dampak positif adalah kebijakan pemerintah yang meluncurkan program paket stimulus ekonomi 8+4+5. Program ini mencakup berbagai bantuan seperti uang saku setara upah minimum provinsi sekitar Rp3,3 juta untuk program magang lulusan perguruan tinggi, perluasan pajak penghasilan pasal 21 yang ditanggung pemerintah, serta bantuan pangan berupa 10 kg beras.
Samuel Sekuritas menilai bahwa prospek ekonomi Indonesia akan bergantung pada keseimbangan antara stimulus fiskal, insentif investasi, dan kredibilitas di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan yang baru. Injeksi likuiditas sebesar Rp200 triliun dan stimulus mendatang bertujuan untuk mendorong konsumsi, tetapi risiko muncul jika perbankan gagal menyalurkan dana ke kredit produktif.
Respons Pasar terhadap Stimulus Ekonomi
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta, juga menyambut baik program paket stimulus ekonomi 2025 8+4+5 yang diumumkan pemerintah. Menurutnya, program ini memberikan angin segar bagi perekonomian domestik dan momentum positif bagi pasar saham Tanah Air.
Selain itu, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin menjadi 4,25% serta keputusan Bank Indonesia (BI) yang diprediksi akan mempertahankan suku bunga acuan di 5% pada pengumuman Rabu besok juga menjadi faktor positif bagi pasar.
Sebagai sektor yang lebih sensitif terhadap kondisi ekonomi makro, IDXCYCLIC merespons positif terhadap pengumuman kebijakan stimulus ekonomi pemerintah. Hal ini turut membantu penguatan indeks IHSG.
Namun, tim riset Phintraco Sekuritas menilai bahwa penguatan IHSG saat ini hanya bersifat jangka pendek. Untuk penguatan jangka menengah dan panjang, hal itu akan tergantung bagaimana implementasi dari program stimulus tersebut.
“Keberhasilan dan efektivitas implementasi program stimulus akan menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tulis Phintraco Sekuritas dalam laporannya.
Performa Saham Tertentu yang Menguat
Dari data penutupan pasar pada Senin (15/9/2025), beberapa saham mengalami kenaikan yang signifikan. PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO) menguat 1,29% ke Rp2.360, didorong oleh net buy asing sebesar Rp2,09 miliar. Sementara itu, PT Matahari Departement Store Tbk. (LPPF) naik 1,86% ke Rp1.645, diikuti oleh beli bersih asing senilai Rp1,45 miliar.
PT MNC Digital Entertainment Tbk. (MSIN) juga menguat 11,02% ke Rp655, diikuti oleh net buy asing sebesar Rp2,99 miliar. Selain itu, PT Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM) menguat 13,16% ke Rp344, dengan beli bersih asing sebesar Rp1,99 miliar.
Disclaimer
Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.