Pulau Enggano Mulai Bangkit Setelah Lima Bulan Kesulitan Ekonomi
Pulau Enggano, yang sebelumnya mengalami kesulitan ekonomi selama hampir lima bulan akibat pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai di Kota Bengkulu, mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Langkah-langkah percepatan pembangunan pelabuhan tersebut dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) yang memerintahkan puluhan lembaga tingkat menteri hingga bupati untuk melakukan perbaikan.
Kunjungan Gubernur Bengkulu ke Pulau Enggano
Dalam kunjungan kerjanya ke Pulau Enggano pada Selasa (22/7/2025), Gubernur Bengkulu Helmi Hasan meninjau langsung Desa Banjar Sari, Kecamatan Enggano. Ia menyampaikan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya jalan menuju lokasi cetak sawah. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Desa Winarno menyampaikan beberapa aspirasi warga, termasuk harapan untuk perbaikan jaringan komunikasi yang masih lemah.
Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa Kecamatan Enggano akan mendapatkan alokasi terbesar dalam program cetak sawah di Provinsi Bengkulu. Dari total 2.200 hektar lahan yang disiapkan oleh Kementerian Pertanian, lebih dari 800 hektar berada di Enggano. Ia menjelaskan rencana untuk mulai dengan budidaya jagung, lalu mendirikan pabrik pakan ternak di Enggano. Selain itu, ia juga berencana memasarkan beras merah putih hasil pertanian masyarakat Enggano ke kabupaten dan provinsi tetangga dengan sistem pengemasan modern.
Perbaikan Jaringan Komunikasi dan Bantuan Sosial
Untuk mengatasi masalah jaringan internet, Gubernur Helmi Hasan berencana berkoordinasi dengan Telkomsel dan mengupayakan pengadaan layanan Starlink di setiap desa di Enggano. Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan sembako senilai Rp 500 ribu kepada seluruh masyarakat Enggano, serta alat tulis, tas sekolah, dan satu unit ambulans untuk Desa Banjar Sari. Ia juga mengumumkan bahwa seluruh siswa SMA di Pulau Enggano akan dijadikan anak angkat gubernur dan mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Pembangunan Mess Pemerintah dan Program “Bantu Rakyat Helmi–Mian”
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, Gubernur mengumumkan rencana pembangunan Mess Pemerintah Provinsi Bengkulu di Pulau Enggano mulai tahun depan, guna meningkatkan efektivitas pelayanan dan koordinasi pemerintahan di wilayah terluar tersebut. Helmi Hasan juga menyerahkan satu unit bus sekolah dan satu unit ambulans untuk masyarakat Kecamatan Enggano. Bantuan ini merupakan bagian dari program “Bantu Rakyat Helmi–Mian” yang terus digulirkan ke seluruh wilayah Bengkulu.
Program Kampung Nelayan Merah Putih
Lebih lanjut, Gubernur meluncurkan Program Kampung Nelayan Merah Putih, yang merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) senilai Rp 25 miliar untuk pembangunan kawasan nelayan terpadu di Pulau Enggano. Alhamdulillah, Menteri KKP memberikan bantuan Kampung Nelayan. Ini program prioritas Presiden Prabowo Subianto, ujar Helmi. Kepala Desa Kahyapu, Alamsyah, juga menyerahkan Surat Keterangan Tanah (SKT) untuk pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang akan didirikan melalui program ini. Selain itu, akan dibangun sejumlah fasilitas lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di Enggano.
Layanan BPJS Gratis dan Wisata Unik
Gubernur Helmi menambahkan bahwa seluruh warga kini dapat mengakses layanan BPJS secara gratis, sebagai bagian dari program senilai Rp 167 miliar yang telah digelontorkan Pemprov. Ia juga menyampaikan rencana untuk menjadikan Enggano sebagai destinasi wisata unggulan di Bengkulu, dengan harapan masyarakat dapat bersikap ramah terhadap wisatawan.
Pesan Akhir Gubernur
Mengakhiri kunjungannya, Gubernur Helmi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan setiap bantuan yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya. “Mari kita gunakan ini sebaik-baiknya untuk kemajuan Enggano,” tutupnya.