Arti Doa Setelah Adzan dan Bacaan Lengkap
Adzan adalah panggilan untuk menjalankan sholat, yang bukan hanya sebagai tanda waktu sholat tiba, tetapi juga menjadi momen istimewa untuk berdoa. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Nabi Muhammad SAW bersabda:
لاَ يُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ
“Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ahmad; shahih)
Dari sabda ini, kita dapat memahami bahwa waktu antara adzan dan iqamah merupakan waktu mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, setelah mendengar adzan, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa khusus.
Bacaan Doa Setelah Adzan
Berikut adalah bacaan doa setelah adzan dalam bahasa Arab dan Latin, lengkap dengan artinya:
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ اِنَكَ لاَ تُخْلِفُ اْلمِيْعَاد
Allahumma rabba haadzihid da’watit taammah. Wash shalaatil qaa-imah. Aati muhammadal wasiilata wal fadhiilah, wab’atshu maqoomam mahmuudal ladzii wa’adtahu innaka la tukhliful mi’ad.
Artinya:
“Ya Allah, Tuhan yang memiliki panggilan ini, yang sempurna dan memiliki salat yang didirikan. Berilah Nabi Muhammad wasilah dan keutamaan, serta kemuliaan dan derajat yang tinggi, dan angkatlah ia ke tempat yang terpuji sebagaimana yang Engkau telah janjikan.”
Doa ini bisa dibaca setelah mendengarkan adzan untuk sholat subuh, sholat maghrib, sholat isya’, sholat dzuhur, dan sholat ashar.
Doa di Sela-sela Adzan
Selain doa utama tersebut, ada beberapa doa tambahan yang bisa dibaca saat mendengar adzan. Berikut adalah bacaannya:
-
(٢x) اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ
Allâhu Akbar, Allâhu Akbar (2x)
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar” -
(٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ
Asyhadu allâ ilâha illallâh. (2x)
“Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah” -
(٢x) أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Asyhadu anna Muhammadan rasûlullâh. (2x)
“Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah” -
(٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ
Hayya ‘alash shalâh (2x)
“Marilah laksanakan shalat” -
(٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ
Hayya ‘alal falâh. (2x)
“Marilah menuju kepada kejayaan” -
(١x) اَللهُ أَكْبَرُ ،اَللهُ أَكْبَرُ
Allâhu Akbar, Allâhu Akbar
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar” -
(١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ
Lâ ilâha illallâh (1x)
“Tiada Tuhan selain Allah” -
Jika mendengar bagian adzan Subuh: اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ
Ash-shalatu khairun minan naum.
“Shalat lebih baik dari pada tidur”
Maka dianjurkan untuk mengucapkan:
صَدَقْتَ وَبَرَرْتَ
Shadaqta wa bararta
“Engkau benar dan engkau telah berbuat kebajikan”
Keutamaan Adzan
-
Amalan Sunnah
Selain anjuran untuk mengikuti lafaz azan muazin sebagaimana disabdakan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam,
“Jika kalian mendengar azan, maka ucapkanlah sebagaimana ucapan muazin.” (HR. Muslim no. 384) -
Mendapatkan Syafa’at di Hari Kiamat
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Barangsiapa yang setelah selesai mendengar azan kemudian berdoa dengan,
Allahumma rabba haadzihid da’watit taammah, wasshalaatil qaa-imah, aati muhammadanil wasiilata wal fadhiiilata, wab’atshu maqaaman mahmuuda alladzii wa’adtah
(Ya Allah, Pemilik seruan yang sempurna ini dan sholat yang ditegakkan, anugerahkanlah kepada Nabi Muhammad; wasilah (kedudukan yang tinggi di surga) dan keutamaan (melebihi seluruh makhluk), dan bangkitkanlah beliau dalam kedudukan terpuji (memberi syafa’at) yang telah Engkau janjikan)
Maka, ia berhak mendapatkan syafaatku kelak di hari kiamat.” (HR. Bukhari no. 579)