Persib Bandung Siap Tampil dalam Laga Uji Coba Lawan Tim Australia
Persib Bandung kini tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai kompetisi musim depan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menggelar laga uji coba melawan tim asal Australia. Langkah ini tidak hanya menjadi ajang pemanasan, tetapi juga sebagai bagian dari proses launching tim Pangeran Biru.
Laga uji coba tersebut akan dihelat di Stadion Gelora Bandung Lautan Apil (GBLA) pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Tim yang akan dihadapi oleh Persib adalah Western Sydney Wanderers, sebuah klub yang berasal dari divisi atas Liga Australia, A-League. Selain itu, Western Sydney Wanderers juga pernah meraih gelar AFC Champions League Winner pada 2014 silam.
Western Sydney Wanderers diperkuat oleh beberapa pemain berkualitas, termasuk eks pemain Manchester United, Juan Mata. Dengan kehadiran Juan Mata, bukan tidak mungkin ia akan turut serta dalam laga melawan Persib Bandung. Dari segi nilai pasar, Western Sydney Wanderers memiliki total nilai pasar sebesar Rp 144,70 miliar, sedangkan Persib Bandung memiliki total nilai pasar sebesar Rp 92,73 miliar. Meskipun demikian, Persib Bandung tetap optimis bisa menunjukkan performa terbaiknya.
Pertandingan ini juga menjadi momen penting dalam proses launching tim. Selain pertandingan, acara ini juga akan menjadi kesempatan bagi Persib untuk memperkenalkan pemain baru, jersey, hingga sponsor. Acara ini diharapkan dapat membangun antusiasme dan semangat para pendukung Persib.
Sebelumnya, Persebaya Surabaya juga telah menggelar laga uji coba melawan tim Australia. Namun, lawan yang dihadapi Persebaya bukanlah tim A-League, melainkan Football West All Star. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Persebaya Surabaya.
Persiapan di Thailand
Saat ini, Persib Bandung masih menjalani pemusatan latihan di Thailand. Tim tiba di Negeri Gajah Putih pada 17 Juli dan akan kembali pada 27 Juli. Pelatih kepala Bojan Hodak menyampaikan bahwa suasana di dalam tim semakin kompak. Kedekatan antar pemain semakin terbentuk, seiring dengan tingginya frekuensi interaksi selama berada di sana.
Bojan Hodak menegaskan bahwa adaptasi pemain baru berjalan lebih cepat, tidak hanya karena sesi latihan intensif, tetapi juga karena intensitas pertemuan di penginapan. Ia menyebut bahwa chemistry antarpemain mulai terbentuk dengan baik, terutama dalam sesi latihan yang rutin dilakukan setiap hari.
Selain itu, integrasi antara pemain senior dan rekrutan anyar berjalan mulus tanpa hambatan berarti. Program latihan juga berjalan baik, dengan fokus utama pada peningkatan kebugaran fisik. Tahapan conditioning dilakukan secara sistematis dan bertahap sesuai dengan peta latihan tim pelatih.
Salah satu pemain baru yang bergabung dalam TC adalah Frans Putros, pemain keturunan Denmark yang baru saja resmi memperkuat Persib Bandung. Meski belum lama berlatih bersama, kondisi kebugaran Putros dinilai dalam kondisi baik. Namun, ia masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri secara penuh dengan ritme tim.
Penilaian dari Pemain
Bek Persib Bandung asal Brasil, Julio Cesar, memberikan kesan positif terhadap pemusatan latihan ini. Menurutnya, suasana di dalam tim terasa hangat dan penuh semangat, yang menjadi modal kuat menghadapi musim baru. Julio juga menyebut bahwa skema latihan yang dijalankan memberi manfaat besar bagi dirinya dan rekan-rekannya.
Striker asal Brasil, Uilliam Barros Pereira, juga menyampaikan kesannya selama mengikuti pemusatan latihan di Thailand. Ia merasa atmosfer selama TC sangat positif dan penuh kekeluargaan. Uilliam menegaskan bahwa TC ini menjadi batu loncatan penting untuk menghadapi kompetisi musim 2025/26.
Melalui program latihan intensif di Thailand, terlihat bahwa Maung Bandung tidak hanya berfokus pada pembentukan fisik dan strategi, tetapi juga membangun fondasi kekompakan dan kebersamaan di antara para pemainnya. Semua elemen ini menjadi sinyal kuat bahwa Persib sedang menuju musim baru dengan semangat dan harapan besar.