Kembali ke Indonesia, Satria Arta Kumbara Minta Maaf

Satria Arta Kumbara, mantan prajurit TNI yang kini menjadi tentara bayaran Rusia, menyampaikan permohonan maaf terhadap pihak berwenang di Indonesia. Ia mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke tanah air setelah menjalani kontrak kerja sebagai anggota militer asing. Meski memiliki penghasilan yang cukup besar, ia lebih memilih menjaga status kewarganegaraannya sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Ia menegaskan bahwa keputusannya bergabung dengan militer Rusia murni didorong oleh kebutuhan ekonomi. “Saya niatkan datang ke sini (Rusia) hanya untuk mencari nafkah,” ujarnya. Satria juga mengatakan bahwa ia tidak mengetahui bahwa tindakan tersebut akan berdampak pada pencabutan status kewarganegaraannya.

“Mohon izin Bapak. Saya ingin memohon maaf sebesar-besarnya apabila ketidaktahuan saya menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia mengakibatkan dicabutnya warga negara saya,” kata Satria dalam pernyataannya. Ia menegaskan bahwa ia tidak pernah berniat mengkhianati negara dan hanya ingin memenuhi kebutuhan hidupnya.

Presiden Joko Widodo, atau dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto, telah diberi informasi mengenai keinginan Satria untuk kembali ke Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemhan), menyatakan bahwa keputusan akhir tetap ditentukan oleh Presiden.

“Tentu kita ikut arahan Presiden,” ujar Brigjen Frega saat berada di kantor Kemhan RI, Jakarta, Selasa (22/7/2025). Ia menjelaskan bahwa Satria kini sudah tidak lagi menjadi prajurit TNI aktif dan komunikasi dengan yang bersangkutan telah diserahkan kepada Kementerian Luar Negeri.

Frega juga menekankan bahwa pemerintah tidak ingin ada warga negara Indonesia lainnya yang mengikuti jejak Satria. “Kita tidak berharap hal ini terulang di masa depan sehingga masyarakat harus berhati-hati apabila ada tawaran-tawaran serupa,” tambahnya.

Profil Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang

Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang lahir pada 5 April 1977. Ia lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1998 dan merupakan orang ke-11 di angkatannya yang menyandang pangkat bintang satu. Sebelum menjabat sebagai Kepala Biro Humas Setjen Kemhan RI, ia pernah menjabat beberapa posisi penting di lingkungan TNI.

Beberapa jabatan penting yang pernah diemban oleh Frega antara lain:

  • Wadan Den 3 Grup A Paspampres
  • Danyonif Para Raider 330/TD
  • Kaspri Pangkostrad
  • Wakapen Kostrad
  • Koorspri Kasad
  • Komandan Kodim 0502/Jakarta Utara (2022)
  • Kabaglat Rindam Jaya (2023)
  • Paban VI/Kermalat Non ASEAN Slatad (2023)

Pada 31 Oktober 2024, Frega resmi menjabat sebagai Kepala Biro Humas Setjen Kemhan RI. Jabatan ini ia emban setelah sebelumnya menjabat sebagai Karo Humas Setjen Kemhan sejak 15 November 2024. Sebelumnya, ia menggantikan Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha.

Selain itu, Frega juga pernah mendapat penugasan di berbagai institusi penting seperti Universitas Pertahanan (Unhan) dan sebagai Staf Penasehat Militer di Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York, Amerika Serikat.

Pengangkatan Pangkat dan Penugasan

Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang resmi pecah bintang pada Jumat (6/12/2024). Upacara kenaikan pangkat dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Kenaikan pangkat ini berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/2662/XI/2024 tanggal 29 November 2024.

Sebanyak 16 Pati TNI mendapatkan kenaikan pangkat dalam upacara tersebut, terdiri dari 13 Pati TNI AD, 2 Pati TNI AL, dan 1 Pati TNI AU. Frega menjadi salah satu dari mereka yang mendapat penghargaan tersebut.

Dalam rangkaian penugasan, Frega juga pernah menjadi Komandan Satgas Super Garuda Shield 2024, yang merupakan operasi lintas negara dalam bidang pertahanan. Ia juga pernah bertugas sebagai Dosen Tetap di Universitas Pertahanan (Unhan) sebelum akhirnya menjabat sebagai Kepala Biro Humas Setjen Kemhan RI.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *