Program Magang untuk Lulusan Baru sebagai Bagian dari Stimulus Ekonomi
Pemerintah akan menghadirkan program magang khusus bagi lulusan perguruan tinggi baru atau fresh graduate sebagai salah satu bagian dari rangkaian kebijakan Stimulus Ekonomi. Program ini diumumkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara yang berlangsung di Istana Kepresidenan pada Senin (15/9/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa terdapat 17 program Stimulus Ekonomi yang dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat, memperkuat pengeluaran negara, serta membuka lebih banyak peluang kerja.
Salah satu program utama dalam rangkaian tersebut adalah program magang yang ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi dengan syarat maksimal satu tahun setelah kelulusan. Program ini akan dilaksanakan selama Kuartal IV 2025, yaitu pada bulan Oktober, November, dan Desember. Peserta akan mendapatkan uang saku atau gaji sebesar upah minimum provinsi (UMP), yang diperkirakan mencapai sekitar Rp3,3 juta per bulan. Target penerima program ini adalah sebanyak 20.000 orang fresh graduate dengan masa kelulusan maksimal satu tahun.
Menurut Airlangga Hartarto, program ini bertujuan untuk membangun hubungan antara perguruan tinggi dan industri melalui sistem link and match. Syaratnya adalah lulusan yang telah menyelesaikan pendidikannya dalam waktu satu tahun. Hal ini dimaksudkan agar para lulusan dapat segera memasuki dunia kerja dan memperoleh pengalaman langsung di bidang yang relevan.
Sementara itu, ketentuan teknis pelaksanaan program masih dalam proses penyusunan dan evaluasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Direncanakan, program ini akan mulai berjalan pada Kuartal IV 2025 dan berlangsung selama enam bulan, sehingga berpotensi berlanjut hingga Kuartal I 2026. Anggaran yang disiapkan untuk program magang ini mencapai total Rp396 miliar, dengan rincian sebesar Rp198 miliar untuk tahun 2025 dan 2026.
Syarat dan Ketentuan Program Magang
Berikut adalah beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh peserta program magang:
Fresh graduate atau lulusan maksimal satu tahun sebelumnya.
Tidak ada batasan usia, sehingga siapa pun yang baru lulus dapat mengikuti program ini, meskipun berusia lebih dari 23–24 tahun.
Masa magang berlangsung selama enam bulan.
Penerima akan mendapatkan uang saku atau gaji setara upah minimum provinsi (UMP).
* Kuota terbatas hanya 20.000 peserta untuk tahun pertama pelaksanaan.
Daftar 17 Program Stimulus Ekonomi
Berikut adalah daftar lengkap 17 program Stimulus Ekonomi yang akan diterapkan:
8 Program Akselerasi 2025
- Program magang untuk lulusan perguruan tinggi dengan syarat maksimal satu tahun setelah kelulusan.
- Perluasan insentif PPh 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) bagi pekerja di sektor pariwisata.
- Bantuan pangan yang disalurkan pada periode Oktober hingga November 2025.
- Subsidi iuran JKK dan JKM untuk pekerja bukan penerima upah, termasuk pengemudi transportasi online maupun ojol.
- Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) perumahan yang dijalankan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
- Program Padat Karya Tunai yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum.
- Percepatan implementasi deregulasi PP28, termasuk integrasi sistem kementerian/lembaga dan RD TR Digital ke dalam OSS.
- Program Perkotaan (pilot project di DKI Jakarta), mencakup peningkatan kualitas permukiman dan penyediaan ruang bagi pekerja gig economy.
4 Program Dilanjutkan Sampai 2026
- Perpanjangan jangka waktu pemanfaatan PPh Final 0,5 persen bagi Wajib Pajak UMKM Tahun 2029.
- Perpanjangan PPh 21 DTP untuk Pekerja di Sektor Terkait Pariwisata.
- PPh Pasal 21 DTP untuk Pekerja di Sektor Industri Padat Karya.
- Diskon iuran JKK dan JKM untuk semua penerima Bukan Penerima Upah (BPU).
5 Program Penyerapan Tenaga Kerja
- Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ditargetkan menyerap lebih dari 1 juta pekerja pada Desember.
- Kampung Nelayan Merah Putih diproyeksikan jangka panjang menciptakan 200.000 pekerjaan.
- Revitalisasi tambak pantura 20.000 hektar diharapkan menyerap 168.000 tenaga kerja.
- Modernisasi 1.000 kapal nelayan ditargetkan membuka 200.000 lapangan kerja.
- Peremajaan perkebunan rakyat 870.000 hektar ditargetkan Kementan membuka 1,6 juta pekerjaan dalam dua tahun.