Perhelatan POPDA dan Kejurda NTT 2025 Berlangsung Sukses
Perhelatan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) NTT dan Kejuaraan Daerah antar Dojo se-NTT tahun 2025 telah berakhir dengan sukses di Kota Kupang pada 9 hingga 12 September 2025. Even tahunan ini menjadi ajang bergengsi bagi para pelajar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memperlihatkan bakat dan kompetensi dalam berbagai cabang olahraga.
Pada even kali ini, sebanyak 18 kabupaten/kota turut serta dalam kejuaraan tersebut. Peserta terlibat dalam tujuh cabang olahraga, yaitu Taekwondo, Kempo, Karate, Pencak Silat, Wushu, Tinju, dan Atletik. Dalam laporan panitia penyelenggara, jumlah atlet yang ikut serta mencapai 283 kenshi untuk POPDA dan 403 kenshi untuk Kejurda.
Dari total nomor tanding yang diselenggarakan, terdapat 81 nomor yang dipertandingkan. Untuk POPDA, ada 40 nomor atau kelas yang terdiri dari 16 nomor Randori dan 24 nomor Embu (kerapihan teknik). Sementara itu, Kejurda menghadirkan 41 nomor tanding, yakni 10 nomor Randori dan 31 nomor Embu.
Kabupaten Belu berhasil meraih juara umum II dalam POPDA dengan perolehan medali sebanyak 76, terdiri dari 20 emas, 27 perak, dan 29 perunggu. Di posisi ketiga, Kabupaten Sumba Barat Daya mendapatkan 25 medali, yaitu 13 emas, 7 perak, dan 5 perunggu. Juara umum pertama diraih oleh Kota Kupang dengan total medali sebanyak 85, termasuk 36 emas, 22 perak, dan 27 perunggu.
Dalam cabor Shorinji Kempo, Kontingen Kabupaten Belu juga menempati posisi juara umum II dengan perolehan 24 medali, yaitu 8 emas, 10 perak, dan 6 perunggu. Kota Kupang menjadi juara umum pertama dengan total 24 medali, yaitu 14 emas, 8 perak, dan 2 perunggu. Sedangkan juara umum ketiga diraih oleh Kabupaten Malaka dengan 13 medali, yaitu 2 emas, 5 perak, dan 6 perunggu.
Dalam POPDA, Kabupaten Belu berada di posisi kelima dengan total 7 medali, yaitu 3 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Juara pertama dalam kontes Dojo diraih oleh Dojo Airnona dan Nefonaek dengan total 20 medali, yaitu 6 emas, 6 perak, dan 8 perunggu. Juara kedua diperoleh oleh Dojo KONI A dengan 13 medali, sementara juara ketiga adalah Dojo SMKN 1 Kupang dengan 14 medali.
Sekretaris Pengkab Perkemi Belu, Marius Wiluraha, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih tahun ini. Ia menilai bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan disiplin tinggi dari para kenshi dan pelatih, serta dukungan penuh dari berbagai pihak.
Wiluraha juga menyebutkan bahwa prestasi tahun ini lebih baik dibandingkan tahun lalu. Pada POPDA VI tahun 2024, Kabupaten Belu hanya meraih 5 medali emas. Namun, tahun ini mereka mampu meraih 8 medali emas, 10 medali perak, dan 5 medali perunggu.
Meski memiliki semangat tinggi, Wiluraha menyadari bahwa daerah seperti Belu masih menghadapi keterbatasan dalam hal sumber daya dan fasilitas dibandingkan Kota Kupang. Namun, ia tetap optimis dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan persiapan untuk even-even mendatang.
Ketua Pengkab Perkemi Belu, Yohanes Jefri Nahak, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kenshi, baik yang berhasil meraih medali maupun yang belum. Ia berharap agar para atlet yang belum berhasil tidak kecewa, namun tetap semangat berlatih dan terus berkembang.
Berikut adalah nama-nama kenshi asal Kabupaten Belu yang berhasil meraih medali:
Medali Emas:
- Trifan Jehaman dan Yohanes Bere Wiluraha – Juara I (Medali Emas) untuk nomor Embu Pasangan Putra Kyu I SMP
- Alaura N. Tey Seran dan Ricky Septian Maukonda – Juara I (Medali Emas) untuk nomor Embu Pasangan Campuran Kyu II SMP
- Elisabeth Yudith Ukat dan Jonas Martin Salau – Juara I (Medali Emas) untuk nomor Embu pasangan campuran Kyu I SMP
- Algepito Mazzarello Mesid – Juara I (Medali Emas) untuk nomor Randori Putra 40 kg SMP
- Marlina Stefany Funay – Juara I (Medali Emas) untuk nomor Randori Putri 30 kg SMP
- Elisabeth Y. Ukat – Juara I (Medali Emas) untuk nomor Randori putri 35 kg SMP
- Revand Marthinus – Juara I (Medali Emas) untuk nomor Randori Putra 50 kg SMA
- Yohanes Bere Wiluraha, Christian Daud Elyakim Leo, Ricky Septian Maukonda, Trifan Jehaman – Juara I (Medali Emas) untuk nomor Embu Beregu Putra SMP
- Yolanda dan Benjamino Julio Alvaro Bau – Juara I (Medali Emas) untuk nomor embu pasangan campuran Kyu IV pemula (Kejurda)
Medali Perak:
- Alaura N. Tey Seran – Juara II (Medali Perak) untuk Nomor Embu Solo SMP Putri Kyu II
- Stefania Grasella Wangge dan Alaura N. Tey Seran – Juara II (Medali Perak) untuk nomor Embu Pasangan Putri Kyu II SMP
- Marlina S. Funay dan Elisabeth Y. Ukat – Juara II (Medali Perak) untuk nomor Embu Pasangan Putri Kyu I SMP
- Leonard A. Bitin Berek dan Sebastianus Kevin Lasakar – Juara II (Medali Perak) untuk nomor Embu Pasangan Putra Kyu II SMA
- Revand Marthinus dan Maria Vanessa B. Wiluraha – Juara II (Medali Perak) untuk nomor Embu Pasangan campuran Kyu I SMP
- Gratia Virgin M.V. Bouk, Marlina Stefani Funay, Stefania Grasella Wangge, Helen Vernalista Layansari – Juara II (Medali Perak) untuk nomor Embu Beregu Putri SMP
- Abraham Fanderson Nahak, Nigel De Alesandro Fatin, Revand Marthinus, Novansa Liunokas – Juara II (Medali Perak) untuk nomor Embu beregu Putra SMA
- Agustinus Hane – Juara II (Medali Perak) untuk nomor Randori Putra 55 kg SMP
- Helen V. Layansari – Juara II (Medali Perak) untuk nomor Randori Putri 45 kg SMP
- Anggi C. Asa – Juara II (Medali Perak) untuk nomor Randori Putri 45 kg SMA
Medali Perunggu:
- Luthgardiz Un Algaxenaiko – Juara III (Medali Perunggu) untuk nomor Embu Solo Putri Kyu I
- Leonard Bitin Berek – Juara III (Medali Perunggu) untuk nomor Embu Solo putra Kyu II SMA
- Christian Daud E. Leo dan Sefandra Liunokas – Juara III (Medali Perunggu) untuk nomor Embu Pasangan Putra Kyu II SMP
- Jevand A.P. Bunga – Juara III (Medali Perunggu) untuk nomor Randori Putra 60 kg SMA
- Maria Wiluraha – Juara III (Medali Perunggu) untuk nomor Randori Putri 50 kg SMA
- Vanessa Bisana – Juara III (Medali Perunggu) untuk nomor Randori putri 55 kg SMA