Peran ALSA dalam Pengembangan Mahasiswa Hukum
Asian Law Students’ Association (ALSA) adalah organisasi mahasiswa hukum internasional yang berkomitmen untuk memperkuat pengembangan intelektual dan profesional di kalangan mahasiswa hukum di kawasan Asia. Di Indonesia, ALSA memiliki beberapa Local Chapter di berbagai universitas, termasuk ALSA Local Chapter Universitas Hasanuddin (ALSA LC Unhas), yang dikenal aktif menyelenggarakan berbagai forum akademik guna memperkaya wawasan hukum bagi mahasiswa.
Salah satu agenda utama ALSA adalah ALSA Legal Workshop (ALW), sebuah forum edukatif yang mengumpulkan mahasiswa hukum dari berbagai universitas untuk membahas isu-isu hukum kontemporer secara mendalam. Tahun ini, ALW mengangkat tema “The Law of Bonds and Regulatory Mechanism in the Capital Market”, bekerja sama dengan UMBRA – Strategic Legal Solutions. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Sabtu-Minggu, 19–20 Juli 2025, di Aula LT.5 Syamsuddin Dg. Mangawing, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar.
Kegiatan ini diikuti oleh total 153 peserta dari seluruh Indonesia, terdiri dari 90 peserta offline dan 63 peserta online. Partisipasi lintas kampus yang besar menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa hukum terhadap isu-isu hukum keuangan yang semakin relevan di era modern.
Acara resmi dibuka oleh Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Maskun, S.H., LL.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa hukum untuk mendapatkan materi yang maju terkait legal knowledge, khususnya dalam bidang hukum keuangan dan pasar modal yang semakin dinamis dan kompleks.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan pemaparan komprehensif mulai dari struktur hukum obligasi hingga diskusi berbasis case position yang disiapkan oleh tim pelaksana. Materi disampaikan oleh akademisi dan praktisi hukum berpengalaman, termasuk dari UMBRA – Strategic Legal Solutions, firma hukum nasional yang dikenal memiliki spesialisasi dalam transaksi pasar modal dan obligasi.
Topik-topik yang dibahas mencakup mekanisme penerbitan obligasi, kepatuhan hukum, serta studi kasus regulasi pasar modal di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif, simulasi analisis dokumen hukum, serta forum tanya-jawab yang menjembatani pemahaman akademik dan praktik hukum nyata.
Alya Zahra, Project Officer ALSA Legal Workshop 2025, menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mendalami aspek hukum pasar modal secara sistematis dan aplikatif. Ini adalah bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia hukum yang unggul dan relevan dengan kebutuhan industri.
Sebagai forum edukatif yang berorientasi pada pemahaman hukum kontemporer, ALSA Legal Workshop 2025 diharapkan dapat membekali para mahasiswa dengan pengetahuan hukum tingkat lanjut, khususnya dalam menghadapi kompleksitas regulasi sektor keuangan di masa depan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, ALSA Local Chapter Universitas Hasanuddin kembali menegaskan komitmennya sebagai wadah pengembangan intelektual mahasiswa hukum yang adaptif, profesional, dan progresif.