Presiden Prabowo Lantik Anggota Dewan Ekonomi Nasional
Presiden Joko Widodo melantik tujuh anggota Dewan Ekonomi Nasional pada hari Selasa, 5 November 2024. Dewan ini dipimpin oleh Luhut Binsar Pandjaitan, sementara Mari Elka Pangestu ditunjuk sebagai wakil ketua. Anggota lainnya mencakup Muhammad Chatib Basri, Arief Anshory Yusuf, Haryanto Adikoesoemo, Heriyanto Irawan, Septian Hario Seto, dan Muhammad Firman Hidayat.
Selain itu, Mari Elka juga diangkat menjadi Utusan Khusus Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral pada 22 Oktober lalu. Dia merupakan salah satu dari empat mantan menteri ekonomi yang ditunjuk oleh presiden untuk posisi tersebut. Dalam acara Indonesia Summit yang akan digelar pada 27-28 Agustus 2025 di The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Mari akan menjadi salah satu pembicara dalam sesi berjudul Global Trade and Investment: Positioning Indonesia as a Key Player.
Profil Mari Elka Pangestu
Mari Elka Pangestu lahir di Jakarta pada 23 Oktober 1956. Ia adalah putri dari J.J. Panglaykim, seorang ekonom terkenal di Indonesia. Mari menyelesaikan pendidikan Sarjana dan Master of Economics di Australian National University, Australia. Pada tahun 1986, ia meraih gelar PhD dalam bidang Perdagangan Internasional, Keuangan, dan Ekonomi Moneter dari Universitas California, Davis, Amerika Serikat.
Pada masa lalu, Mari sempat menghadapi penolakan dari ibunya saat ingin menempuh pendidikan S3. Namun, ia tidak menyerah. Ayahnya yang juga seorang ekonom memberinya dukungan penuh. Akhirnya, Mari menjadi perempuan pertama di Indonesia yang menyelesaikan pendidikan doktoral dalam bidang ekonomi.
Karier di Era SBY
Kariernya berkembang pesat setelah menjadi Menteri Perdagangan pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari tahun 2004 hingga 2011. Setelah itu, ia menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dari tahun 2011 hingga 2014. Sebelum menjabat sebagai menteri, Mari aktif dalam berbagai forum perdagangan seperti Dewan Kerja Sama Ekonomi Pasifik (PECC), Forum Ekonomi Dunia Davos, serta forum kepemimpinan internasional lainnya. Ia juga pernah bekerja di beberapa perusahaan besar seperti Astra International.
Peran di Bank Dunia
Pada 9 Januari 2020, Bank Dunia menunjuk Mari Elka sebagai Pelaksana, Kebijakan, dan Kemitraan Pembangunan. Ia dianggap sebagai pakar internasional dalam berbagai isu global. Saat itu, Mari juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas International Food Policy Research Institute (IFPRI) di Washington D.C. serta menjadi Penasihat Komisi Global untuk Geopolitik Transformasi Energi International Renewable Energy Agency (IRENA) di Abu Dhabi.
Program Semangat Awal Tahun 2025
IDN Times menyelenggarakan program “Semangat Awal Tahun 2025” sebagai forum untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang program pemerintah yang penting. Acara ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu Rabu dan Kamis (15-16 Januari 2025) di The Plaza, Amphitheatre di Lantai 3 Kantor Pusat IDN Times dan Menara Global, Jalan Jendral Gatot Subroto Kav 27, Jakarta 12950. Setiap sesi dihadiri sekitar 150 peserta, termasuk para pemimpin masa depan dan generasi muda.
Program ini diselenggarakan bersamaan dengan 100 hari kerja Kabinet Merah Putih. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi kepada publik, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo dalam Hambalang Retreat. Program ini terdiri dari delapan sesi talkshow yang menghadirkan pembicara dari berbagai sektor, seperti pemerintah, swasta, dan akademisi. Delapan sesi tersebut mencakup topik seperti Navigasi Ekonomi Global 2025, Kemandirian Pangan, Investasi Berkelanjutan, Masa Depan Industri Digital, Energi Berkelanjutan, Transformasi Kesehatan, Arah Baru Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, serta Kepemimpinan Muda dan Inovasi.
Di akhir kegiatan, akan diberikan penghargaan seperti “Inspiring News Maker of The Year 2024” dan “Climate Warrior Award” untuk 10 anak muda.