Susunan Zikir dan Bacaan Doa Setelah Sholat Wajib
Setelah melaksanakan sholat wajib, umat Islam dianjurkan untuk melakukan dzikir dan membaca doa. Dzikir dan doa setelah sholat memiliki makna penting dalam memperkuat hubungan antara hamba dengan Tuhan. Berikut adalah susunan bacaan dzikir dan doa yang biasanya dilakukan.
1. Membaca Istighfar
Istighfar merupakan permohonan maaf kepada Allah atas kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan. Bacaan istighfar sebanyak tiga kali adalah sebagai berikut:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ ٣
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah yang maha agung, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dzat yang maha hidup kekal abadi dan terus menerus mengurus makhluknya tanpa henti. Dan aku bertaubat kepada-Nya.”
2. Membaca Dzikir Kalimat Tauhid
Kalimat tauhid mengingatkan kita bahwa hanya satu-satunya Tuhan yang layak disembah, yaitu Allah SWT. Bacaannya adalah:
لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ
Artinya: “Tiada Tuhan yang haq disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu baginya. Hanya miliknya segala kerajaan dan hanya miliknya segala puji, baik yang hidup atau mati, Dialah Dzat yang kuasa atas segala sesuatu.”
3. Membaca Doa Selamat
Doa ini dimaksudkan untuk memohon keselamatan dari segala bahaya. Bacaannya adalah:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام
Artinya: “Ya Allah, engkaulah Dzat yang memberi keselamatan (kesejahteraan), hanya darimu lah keselamatan (kesejahteraan) dan kepadamu lah segala keselamatan (kesejahteraan) itu kembali. Maka hidupkanlah kami Ya Allah dengan selamat (sejahtera), masukkan kami ke dalam surga rumah keselamatan (kesejahteraan), Engkaulah Dzat yang berkah wahai Tuhan kami dan maha luhur Engkau, Ya Tuhan kami yang Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.”
4. Membaca Surah Al-Fatihah
Surah Al-Fatihah adalah surah pertama dalam Al-Qur’an yang sering dibaca sebagai bentuk penghormatan dan pujian kepada Allah. Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit dalam daftar, membacanya tetap menjadi bagian dari rangkaian dzikir setelah sholat.
5. Membaca Ayat Kursi
Ayat Kursi adalah ayat yang dianggap memiliki kekuatan besar dan dipercaya bisa melindungi dari gangguan jahat. Isinya adalah:
اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ مَا عَلَى الْأَرْضِ وَمَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Artinya: “Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Dzat yang hidup kekal abadi, tidak mengantuk dan tidak tidur. Yang di langit dan di bumi tidak ada yang dapat menggantikan-Nya. Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
6. Membaca Tasbih, Tahmid, dan Takbir 33 Kali
Bacaan ini merupakan bentuk pujian kepada Allah. Ulangan sebanyak 33 kali diperlukan agar lebih maksimal dalam mengingat-Nya.
سُبْحَانَ اللهِ
(33x)
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا أَبَدًا اَلْحَمْدُ ِللهِ
(33x)
اَلْحَمْدُ ِللهِ عَلىَ كُلِّ حَالٍ وَفِي كُلِّ حَالٍ وَنِعْمَةِ
(33x)
اللهُ أَكْبَرُ
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ
Setelah melakukan dzikir tersebut, lanjutkan dengan membaca doa setelah sholat.
Bacaan Doa Setelah Sholat
Berikut adalah beberapa bacaan doa setelah sholat wajib lima waktu:
BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM.
ALHAMDU LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN, HAMDAN YUWAAFII NI’AMAHU WAYUKAAFII MAZIIDAHU. YA RABBANAA LAKAL HAMDU KAMAA YAN BAGHII LIJALAALI WAJHIKAWAAZHIIMI SULTHAANIKA. ALLAHUMMA SHALLI ‘AL A A SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA’ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.
Artinya: “Dengan nama Allah Pengasih dan Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Dengan puji yang sebanding dengan nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Ya Allah Tuhan Kami, bagi-Mu segala puji dan segala apa yang patut atas keluhuran DzatMu dan Keagungan kekuasaanMu. “Ya Allah! Limpahkanlah rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad dan sanak keluarganya.”
ALLAHUMMA RABBANAA TAQABBAL MINNAA SHALAATAANA WASHI YAAMANAA WARUKUU’ANAA WASUJUUDANAA WAQU’UUDANAA WATADLARRU’ANAA, WATAKHASYSYu’ANAA WATA’ABBUDANAA, WATAMMIM TAOSHIIRANAA YAA ALLAH YAA RABBAL’AALA MIIN.
Artinya: “Ya Allah terima shalat kami, puasa kami, ruku’ kami, sujud kami, duduk rebah kami, khusyu’ kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama shalat ya Allah. Tuhan seru sekalian Alam”.
RABBANA DZHALAMNAA ANFUSANAA WA-IN LAM TAGHFIR LANAWATARHAMNAA LANAKUUNANNA MINAL KHAASIRIIN”. RABBANAA WALAA TAHMIL ‘ALAINAA ISHRAN KAMAHAMALTAHUL’ALAL LADZIINA MIN QABLINAA RABBANAA WALAA TUHAMMILNAA MAALAA THAAOATALNAA BIHII WA’FU ‘ANNAA WAGHFIR LANAA WAR HAMNAA ANTA MAULAANAA FANSHURNAA ‘ALAL OAUMIL KAAFIRIIN.
Artinya: “Ya Allah ! Kami telah aniaya terhadap diri kami sendiri, karena itu ya Allah jika tidak dengan limpahan ampunan-Mu dan rahmat-Mu niscaya kami akan jadi orang yang sesat. Ya Allah Tuhan kami! Janganlah Engkau pikulkan atas diri kami beban yang berat sebagaimana yang pernah Engkau bebankan kepada orang yang terdahulu dari kami. Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan atas diri kami apa yang diluar kesanggupan kami. Ampunilah dan limpahkanlah rahmat ampunan terhadap diri kami ya Allah. Ya Allah Tuhan kami, berilah kami pertolongan untuk melawan orang yang tidak suka kepada agamaMu.”
RABBANAA LAA TUZIGH QULUUBANAA BA’DA IDZHADAITANAA WAHAB LANNA MIN LADUNKA RAHMATAN INNAKA ANTAL WAHHAAB.
Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, janganlah engkau sesatkan hati kami sesudah mendapat petunjuk, berilah kami karunia. Engkaulah yang maha Pemurah”.
RABANAGHFIR LANAA WALIWAALIDINAA WALIJAMII’IL MUSLIMIINA WAL MUSLIMAATI WAL MU’MINIINAWAL MU’MINAATI AL-AHYAA-IMINHUM WALAMWAATI,INAAKA ‘ALAA KULLI SYAIN QADIIR.
Artinya: “Ya Allah Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan dosa dosa orang tua kami, dan bagi semua orang Islam laki-laki dan perempuan, orang orang mukmin laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya Engkau dzat Yang Maha Kuasa atas segala galanya”.
RABBANAA AATINAA FIDDUNYAA HASANATAN WAFIL AAKHIRATI HASANATAN WAOINAA ADZAABANNAAR. ALLAHUMMAGHFIR LANAA DZUNUUBANAA WAKAFFIR ‘ANNAA SAYYIAAT1NAA WATAWAFFANAA MA’ALABRAARI.
Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan didunia dan kesejahteraan di akhirat, dan hindarkanlah kami dari siksaan api neraka.”
“Ya Allah ampunilah dosa kami dan tutupilah segalah kesalahn kami, dan semoga jika kami mati nanti bersama-sama dengan orang yang baik-baik”.
SUBHAANA RABBIKA RABBILI’ZZATI AMMAA YA – SHIFUUNA WASALAAMUN ‘ALAL MURSALHNA WAL HAMDU LILLAAHI RABBIL’AALAMIINA.
Artinya: “Maha.suci Engkau, Tuhan segala kemuliaan. Suci dari segala apa yang dikatakan oleh orang-orang kafir. Semoga kesejahteraan atas para Rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam”.